Oridek Ap: Parlemen Belanda Tolak Pembelian Tank Leopard

Oridek justru heran, kenapa sudah mendapat penolakan dari parlemen Belanda, namun pemerintah Indonesia ngotot terus kirim delegasi ke Belanda untuk melakukan negosiasi dengan parlemen Belanda.

Sampai sekarang utusan Indonesia ada di Belanda. Parlemen dan KBRI tidak kasih komentar tentang kedatangan team delegasi dari Indonesia untuk inspeksi tank-tank tersebut,” kata Oridek.

Menurut Oridek, parlemen Belanda tetap menolak rencana pembelian tank Leoprad oleh Indonesia karena aparat militer Indonesia diduga melakukan pelanggaran hak asasi manusia di tanah Papua sejak menguasasi wilayah Papua sejak tahun 1963.

“Jika tank-tank tersebut dijual kepada Indonesia, maka tentu itu akan digunakan untuk membunuh warga sipil di tanah Papua,” ungkap Oridek.

Selain tanggapan dari Oridek, beberapa anggota parlemen seperti tn. Wim Kortenoeven (PVV) dan tn. Arjan el Fassed (GroenLinks) turut menyuarakan penolakan rencana pembelian tank-tank oleh Indonesia.

Menurut beberapa anggota parlemen, jika tank-tank tersebut dijual kepada pemerintah Indonesia, pelanggaran hak asasi manusia di Papua akan terus meningkat.

Pada tanggal 1 Februari 2012 lalu, siaran Belanda ‘EenVandaag’ memuat beberapa tanggapan terkait penolakan pembelian tank lepoard oleh pemerintah Indonesia.

“Kami atas nama rakyat Papua Barat di Belanda tetap memberikan masukan kepada parlemen Belanda agar menolak rencana Indonesia beli tank-tank bekas milik Belanda,” tutup Oridek dalam press release tersebut.  

OKTOVIANUS POGAU

Shortlink:

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>