Tolak Militer Masuk Kampus, Mahasiswa Uncen Palang Kampus

“Juga aparat harus mengungkap aksi-aksi orang bertopeng yang beberapa waktu lalu melakukan aksi-aksinya di lingkungngan kampus Uncen,” katanya.

Menurut Yason, aksi ini juga sebagai aksi protes terhadap lembaga Uncen yang mana telah mengijinkan militer masuk kampus yang sudah berlangsung selama dua bulan terakhir.

“Kami juga mempertanyakan upaya-upaya yang dilakukan oleh militer dalam hal ini aparat TNI yang mana terus melakukan kerja-kerja bakti social dan kerja lainnya di lingkungan kampus Uncen.

Sebab secara tidak langsung, hal ini akan membuat setiap aktifitas yang dilakukan oleh mahasiswa Uncen akan terus dipantau dan ruang gerak mahasiswa uncen dilingkungan Uncen sebagai tempat berkreasi bagi para mahasiswa akan semakin dipersempit dan tentu ini merupakan penekanan psikologi yang dilakukan oleh militer terhadap mahasiswa Uncen,” terang Yason.

Yason menambahkan, semenjak TNI diijinkan masuk, mereka melakukan kegiatan berupa bakti social di asrama dan terutama di lingkungan Uncen.

“Pada hal, kegiatan yang mereka lakukan itu agenda-agenda yang kami tidak suruh dan pekerjaan yang sebetulnya bisa dilakukan oleh mahasiswa,”tambahnya.

Sehingga, lanjutnya, seluruh ketua BEM dari semua fakultas yang ada di Uncen bersama dengan FMAM meminta kepada pihak lemnbaga Uncen untuk segera mencabut dan memutuskan hubungan kerja sama dengan militer dalam hal ini TNI.


ARNOLD BELAU

Shortlink:

Posted by on October 1, 2012. Filed under PAPUA, TANAH PAPUA. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>