Adat Suku Ambay, Arak-Arakan Pohon Natal Sebagai Undangan Resmi

merry_christmasPAPUAN, Manokwari — “Ini kebiasaan kami masyarakat suku Serui-Ambay dalam merayakan Natal, kami melakukan arak-arakan pohon natal yang dibawah menggunakan perahu yang dihiasi daun-daun dan pohon, menyusuri perkampungan warga dipesisir pantai, sebagai undangan resmi untuk menghadiri perayaan natal di kampung kami.”

Hal ini disampaiakan Hofni Yowei, salah satu tua adat suku Ambay yang bermukim di Manokwari, Papua Barat,  saat melakukan arak-arakan, Kamis (27/12) kemarin.

”Kami sengaja melakukan prosesi arak-arakan pohon natal ini, supaya mengajarkan kepada generasi sekarang untuk tahu dan tetap mempertahankan adat yang baik agar tidak hilang ditelan pekembagan modern,” katanya kepada suarapapua.com .

Menurutnya, arak-arakan ini juga merupakan undangan resmi kepada suku Serui, Ambay, yang berdomisili di kabupaten Manokwari untuk hadir pada perayaan natal kaum Ibu jemaat Bahtera Pelepasan Sowi Empat, yang digelar malam nanti.

Prosesi pengambilan pohon natal dari pulau Mansinam yang dilakukan secara simbolis ini menurut Yowei baru pertama kali dilakukan di Manokwari.

Rangkaian prosesi adalah, setelah pagi hari bernyanyi dan berdansa menggunakan lagu-lagu rohanni berbahasa Ambay yang diiringi alat music tradisyonal seperti ukulele dan stand bas.

Kemudian, warga yang terdidri dari anak-anak kecil, laki–laki serta perempuan tua dan muda beramai-ramai pergi ke pulau Mansinam meggunakan perahu dan speed dan membawa beberapa pohon dan daun-daun yang biasanya tumbuh di Pulau.

Setelah tiba di pulau Mansinam, group music tetap bernanyi dan mengiringi sebagian warga untuk menghias perahu dan speed yang akan di pakai arak-arakan, setelah selesai makan arak-arakan akan dimulai dari pulau Mansinam melalui rute yang sudah ditentukan.

Rute yang dilalui oleh suku Ambay yang menggunakan dua perahui semang dan tiga speed ini adalah dari pulau Mansinam melalui pesisir pantai kota Manokwari, yaitu pantai ketapang, pelabuhan Manokwari, Fasharkan melalui BLK, pantai Wosi hingga pantai Sowi empat Manokwari.

Setelah sampai di perkampungan Sowi Empat manokwari, warga jemaat langsung beristrahat dan makan bersama, sekaligus mempersiapkan diri untuk perayaan natal di malam harinya.

ABIGAIL

Shortlink:

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>