Yoman: Gereja Tidak Bisa Ditundukan Dengan Uang

Suasana pembukaan Kongres ke-17 Persekutuan Gereja-Gereja Baptis Papua (PGBP), yang diselenggarakan di Gereja Baptis Sion, Wamena, Papua (Foto: Oktovianus Pogau/SP)

PAPUAN, Wamena — Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja Baptis Papua (PGBP), Pdt. Duma Socratez Sofyan Yoman mengatakan, Gereja Baptis Papua memiliki tiga prinsip utama, yakni, independensi, otonomi, dan kemadirian.

“Gereja Baptis juga memiliki prinsip keterpisahaan antara gereja dan negara, sehingga kami sama sekali tidak ada hubungan dengan pemerintah maupun negara.”

Hal itu disampaikan Yoman saat memberikan keterangan kepada wartawan, di Gedung Gereja Baptis Sion, Wamena, Papua, Rabu (12/12) siang tadi.

Yoman justru heran jika Gereja diminta oleh pemerintah untuk mendaftarkan di Departemen Agama, atau di Badan Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Kesbangpol).

“Bagaimana mungkin pemerintah mau atur Gereja yang didirikan oleh Allah sendiri diatas batu karang yang teguh, ini kekeliruan besar, dan orang-orang akan terkutuk jika memainkan gereja Tuhan,” katanya dengan nada keras.

Yoman yang telah menjabat sebagai Ketua Umum PGBP selama dua periode ini menegaskan, Gereja harus melakukan perubahaan terhadap system negara yang menindas dalam semangat kemitraan.

Dikatakan, jika dikatakan mitra pemerintah, maka harus jelas, sebab biasanya gereja takluk setelah diberikan uang milyaran oleh pemerintah.

“Untuk Gereja Baptis, kalau mau kasih uang, silakan saja, kalau tidak mau juga jangan, sebab gereja baptis tidak pernah menerima uang Otsus dari pemerintah hingga saat ini,” ujarnya.

Namun, Yoman juga mengatakan, jika ada oknum yang mengatasnamakan Ketua Sinode Gereja Baptis dan menerima uang dari pemerintah, silakan saja, sebab dirinya selaku Ketua Sinode PGBP yang sah tak pernah menerima dana Otsus dari pemerintah.

“Anda melihat ribuan umat yang hadir pada saat ini, itu adalah umat Tuhan, saya mau katakan bahwa gereja tidak bisa ditundukan dengan uang milyaran rupiah, gereja harus melakukan perubahan-perubahaan terhadap sistem negara yang menindas,” tutupnya.

Seperti ditulis media ini sebelumnya, Gereja Baptis yang memiliki 280 jemaat, dan 30 wilayah pakabaran injil di seluruh tanah Papua sedang melaksanakan Kongres yang ke-17 di Gereja Baptis Wamena, Papua, yang dimulai sejak tanggal 09 Desember 2012, dan akan berakhir pada tanggal 14 Desember mendatang.

Tujuan kongres ini sendiri memilih dan menetapkan Ketua Umum PGBP yang baru, beserta seluruh pengurus sinode yang telah menjabat sejak tahun 2002 hingga tahun 2012.

OKTOVIANUS POGAU 

Shortlink:

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>