FMJPTP: Soal Penambalan Jalan di Kota Wamena, Pemkab Jayawijaya Sudah Terlambat

0
720

WAMENA, SUARAPAPUA.com — Forum Masyarakat Jayawijaya se-Pegunungan Tengah Papua (FMJ-PTP), Sabtu (18/6/2016) melakukan perbaikan jalan dengan menambal jalan yang berlubang di perempatan jalan Ahmad Yani-Bhayangkara dan jalan Irian – Ahmad Yani, Wamena, Papua.

Sebelumnya, hari Kamis dan Jumat FMJPTP gelar aksi sumbangan seribu rupiah di jalan Ahmad Yani-Bhayangkara.

Mully Wetipo, ketua FMJ-PTPF mengatakan, aksi hari Sabtu (18/6/2016) berjalan lancar sesuai kesepakatan awal untuk langsung turun ke jalan melakukan aksi penambalan.

“Ini adalah wujud kepedulian kami terhadap kondisi jalan di kota Wamena,” ujar Mully kepada suarapapua.com.

Sehingga kata Mully, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Wamena atas semua dukungan yang diberikan untuk perbaiki jalan di kota Wamena.

Namun demikian, kata Mully, ketika pengerjaan penambalan jalan berlubang di jalan Ahmad Yani-jalan Bhayangkara dilakukan siang tadi, pihaknya didatangi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Jayawijaya, Max Hattu dan satu orang kontraktor.

“Kepala PU tadi arahkan kami supaya kegiatan kami ini dibatalkan, sebab anggaran sudah ada dan sesuai rencana hari Senin tanggal 20 Juni sudah mulai dilakukan. Ya, kami mengucapkan terima kasih banyak kepada kontraktor dan kepala dinas, tetapi jika pemerintah punya program seperti itu silahkanlah untuk kerja yang lebih baik dari kami,” kata Mully.

Tetapi, kata Mully lagi, pihaknya menolak tawaran itu karena apa yang dilakukannya bagian dari pertanggungjawaban kepada masyarakat Wamena atas dukungan mereka dalam aksi dana yang sudah disumbangkan dua hari lalu.

“Sehingga kegiatan kami tidak bisa ditunda dengan alasan apa pun karena ini bentuk kepercayaan masyarakat Wamena kepada kami. Pemerintah terlambat. Mestinya untuk rehabilitasi jalanbisa ditunjuk kepada kontraktor siapa saja untuk kerja,” ujarnya.

Sementara, Bupati Kabupaten Jayawijaya, Wempi Wetipo mengakui benar bahwa ada sejumlah ruas jalan di kota Wamena yang rusak dan berlubang. Katanya, semua itu sudah masuk pada anggaran tahun 2016, tetapi belum dilelang.

Kan tidak mungkin pekerjaan didahului sebelum dilelang. Jadi, ya tunggulah, pasti kita akan bangun dan perbaiki, karena ini memang di tengah kota. Jika sudah dilelang, kita akan bangun sesegara mungkin,” kata Bupati Wempi.

Lanjut bupati, pihaknya di pemerintah bicara terlebih dahulu lalu didorong ke DPRD.

Terkait lelang yang disampaikan Bupati Wempi, Mully mengatakan, realisasi APBD 2016 sudah selesai, jika ditunggu untuk pelelangan kapan pelelangan akan selesai?.

“Jangan-jangan jika kita tunggu pelelangan, dananya habis terpakai,” kata Mully.

Untuk kedepan kata Mully, mulai hari Senin FMJ-PTP akan menambal sejumlah jalan di ujung jalan Trikora, Maplima dan jalan SD Percobaan yang jembatannya putus. Pekerjaannya akan berjalan selama satu minggu.

Sedangkan, warga kota Wamena mendukung aksi spontan FMJ-PTP untuk melakukan penambalan jalan berlubang di kota Wamena. Bahkan ada warga yang menyumbangkan minuman, makanan hingga uang demi kelancaran pekerjaan ini.

Pewarta: Elisa Sekenyap 

Editor: Arnold Belau