Mahasiswa Papua: Di Yogyakarta Kami Diteriaki Monyet

33
8875

YOGYA, SUARAPAPUA.com — Hari Jumat (15/7/2016), Persatuan Rakyat untuk Pembebasan Papua Barat (PRPPB) Yogyakarta yang beranggotakan mahasiswa Papua dan beberapa organisasi-organisasi pro-demokrasi di Yogyakarta yang hendak berdemonstrasi damai, ditahan gabungan polisi, brigade mobil (Brimob), dan organisasi-organisasi masyarakat yang reaksioner.

PRPPB hendak turun jalan untuk mendukung United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) agar masuk menjadi anggota Melanesia Spearhead Group (MSG) dan menyatakan bahwa hak menentukan nasib sendiri adalah solusi paling demokratis bagi rakyat bangsa Papua.

Massa aksi berkumpul di Asrama Kamasan I Papua, Jl. Kusumanegara, Yogyakarta. Tapi sejak pagi, 15 Juli 2016, pantauan suarapapua.com, polisi sudah memadati jalan depan asrama. Sebanyak 5 truk Sabhara disiagakan di sekeliling asrama Papua.

Aris Yeimo, presiden Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Papua (IPMAPA) di DIY menjelaskan, semua ini sangat disayangkan. Karena tindakan-tindakan rasial yang terjadi justru terjadi di Yogyakarta yang dikenal sebagai kota pendidikan dan berbudaya.

“Semua ini terjadi di Yogyakarta yang adalah kota pluralisme, dan kota barometer penegakkan HAM dan demokrasi di Indonesia. Di kota Jogja ini, kami mahasiswa Papua diteriaki monyet,” tegas Yeimo.

Sementara itu, Polisi menutup arus lalulintas depan asrama Papua, walau mahasiswa Papua masih di dalam asrama. Sejak pagi, mahasiswa Papua yang ada di dalam asrama Papua tidak dapat keluar. Begitu juga dengan mahasiswa Papua yang ingin bergabung dengan mahasiswa Papua lainnya di Asrama Papua sebagai titik kumpul.

Media ini menyaksikan langsung, beberapa orang dari kerumunan gabungan polisi, Brimob, dan ormas-ormas reaksioner yang bersatu kepung mahasiswa Papua di Asrama Kamasan I Papua (Jam 7 pagi – malam) pada Jumat, 15 Juli 2016 dan teriak-teriak rasis sambil tendang-tendang pintu pagar masuk.

“Woee, monyet-monyet Papua, keluar. Separatis Papua, monyeetttt, keluar,” begitu teriak para pengepung.

Mengenai tindakan rasial negara Indonesia terhadap rakyat Papua, salah satu pejuang kemerdekaan Papua, Filep Karma, dari dalam penjara Abepura, telah menulis sebuah buku berjudul ‘Seakan Kitorang Setengah Binatang’.

Pantauan media ini, Polisi dan Brimob membiarkan Ormas reaksioner turut serta, ikut dalam pengepungan terhadap mahasiswa Papua di Asrama Kamasan I. Dengan begitu, rencana aksi demonstrasi damai otomatis batal. Polisi rampas hak mahasiswa Papua untuk menyampaikan pendapat.

Polisi juga larang mobil Palang Merah Internasional (PMI) yang angkut bahan makanan untuk ratusan mahasiswa Papua yang terisolasi di dalam asrama Papua karena dikepung. Mobil PMI itu malah diamankan kepolisian.

Polisi tembakkan gas air mata ke dalam asrama Papua sekitar pukul 19.00 WIB.

Sekitar pukul 23.30 WIB, mahasiswa Papua di Asrama Papua membubarkan diri ke tempat masing-masing karena blokade dan pengepungan sudah tidak dilakukan lagi. Tapi kepulangan mahasiswa tersendat, karena ternyata gabungan Polisi, Brimob, kelompok Ormas-ormas reaksioner yang mengepung asrama telah menghancurkan motor milik mahasiswa yang diparkir di belakang asrama Papua.

Sebelumnya, beberapa motor milik mahasiswa Papua yang digunakan mahasiswa untuk datang ke Asrama Papua guna bergabung dengan mahasiswa Papua lainnya, telah dikumpulkan di Jl. Timoho, lalu diangkut oleh truk bersama dengan para pemiliknya ke Polresta Yogyakarta.

Pewarta: Bastian Tebai

Editor: Arnold Belau

  • Jgn salah paham dulu kawan dgn kata2 yg gak mengenakan di dengar….sya juga sama kya org papua rmbt kriting kulit htam.

  • monyet itu ditujukan untuk para SEPARATIS.. ini bukan berdasar RAS, tapi berdasar SIKAP para separatis

  • Nah … Bahasa dari saudara Etha’x ini yg akan memperkeruh dan menghilangkan respect sebagai sesama manusia .
    Saya tidak mengerti dunia politik . Karena dunia politik itu dunia binatang . Tapi saya manusia yg berkemanusiaan . Jadi kata2 itu penghubung , penyampaiannya yg menentukan tanggapan apa yg akan diterima . Nggak selamanya “jelek dibalas jelek ” itu samadengan baik .
    Demo di daerah yg bukan daerah sendiri itu seharusnya kalian sudah menyiapkan diri untuk menerima konsekuensinya . Entah dari segi ucapan , pandangan , atau cibiran . Yg anda lakukan benar , sudah sangat benar MENURUT ANDA , tapi TIDAK untuk org lain . Hargai itu… � salam santun …

  • who is the fucking yellow mongky….???????????..I think its from java……………………………….

  • belajarlah dari pribahasa “DIMANA BUMI DIPIJAK DISITULAH LANGIT DIJUNJUNG” kita sebagai pemuda2 utusan, datang dari berbagai daerah yang kelak akan dijadikan orang yang akan membangun dan memajukan masyarakat dari ketertinggalan baik pendidikan, ekonomi dan lain-lain tidak semestinya berperilaku sedemikian..yang seharusnya sebagai pemuda2 yang telah mengerti akannya aturan kita semestinya harus terlebih dahulu melakukan koodinasi pada masyarakat dan aparat setempat sehingga tidak berdampak suatu anarkis bagi masyarakat yang tidak suka atas kegiatan tersebut…kakak semua memang kehidupan kitong semua dikampung penuh bahasa yang sedikit keras tapi belajarlah untuk bisa menerima kondisi apa yang ada pada daerah yang kita tempati..salam damai dan belajarlah damai dalam kebenaran bukan dalam keegoisan serta populeritas kehidupan…

  • pokok permasalahannya sebetulnya pada individu,jangan bawa individu jawa mewakili org jawa jangan bawa individu papua mewakili papua,banyak saudara jawa dan saudara papua yang tidak memusingkan ini,lepas dari suku agama apapun tindakan pelanggaran harus di tindak,saya pnya banyak sahabat papua,ambon ntt,saya pernah hidup di indonesia timur,saya dukung perjuangan rekan2 mahasiswa papua untuk memperjuangkan bangsanya,tapi saya sangat tidak setuju jika perjuangan kalian hanya fatamorgana yang hanya untuk menutupi kedok sikap mau seenaknya sendiri.hal hal yg lebih penting utk diperjuangkan rakyat papua msh teramat banyak,jangan kalian terlalu emosi dan tidak menggunakan cara cara yg tdk elegan utk membenarkan sikap dan langkah kalian.itu justru akan semakin menunjukkan kualitas dan kekerasan hati yg menginidikasikan kebrutalan.
    saya sering melihat saudaraku papua di seputaran kusumanegara di warung indomie datang mabok dan tdk mau bayar apa yg di pesannya,pecah botol,teriak2,tp warga ga bertindak anarkis krn sdh mengenal dan ngemong dgn baik saudara2 kita mahasiswa papua.SAUDARAKU PAPUA BELAJARLAH BAIK2 BANGUN PAPUA,PERJUANGAN YG HANYA MELALUI DEMO DAN KUMPUL2 SEPERTI ITU GA AKAN MEMBAWA HASIL APA2.HANYA DAPAT IMAGE NEGATIVE SAJA.Selamat berjuang untuk papua saudaraku,Bumi NKRI selalu akan mewadahi perjuangan kalian.TUHAN Memberkati Kalian.JBU.

  • sama saja .. mahasiswa juga teriaki polisi “lubang puki” … jadi begitulah kalo sama2 panas yg keluar dari mulut pasti saling menjelekkan … jangan menggigit kalo tidak mau di gigit .. salam damai

  • Beda warna kulit, Beda agama dan budaya bukan halangan untuk tetap bersatu sebagai saudara sebangsa dan setanah air, bukankah nenek moyang saudara-saudara di Papua minta bergabung dengan Indonesia, 28 oktober 1928 pemuda-pemudi Papua ikut hadir dalam kongres pemuda pada saat itu, secara pribadi saya juga tidak setuju perlakuan warga Jogya yang melecehkan saudara2 kita dari Papua.

  • FWP,MAU TAHAN HAL ITU “MONYET”DEMI KESATUAN NKRI DAN IDEOLOGI GOBLOK BUATAN ORANG TRA MENGERTI,TETAP SAJA ALAM AKAN MENGUNGKAPKANNYA…………….DARI SANANYA MEMANG KITA BERBEDAH DAN TIDAK SAMA..KITA MEMANG SATU BANGSA”””””

  • Rey kau yg muka monyet..,monyet itukan dari pulau jawa bukan dari papua ok?
    Kau tdk pantas usir dan bilang km org papua monyet..,coba berani kau katakan org papua monyet di depan mahasiswa papua yg ada di asrama kamasan pasti mukamu yg ganteng itu mereka pukul smpeh bentuk monyet yang kau katakan dan mukamu itu langsung benaran jd monyet karnah nenekmoyang kalian itu besal dari manusia purba/yang disebut sebagai monyet asal palau jawa…….
    Buat NKRI simak dan fokus untuk baca pesanan ini baik2 y?

  • Kami mahasiswa papua yang di jogja itu dtg untuk menuntut ilmu..,klo saudara kalian yg ada di papua itumereka mencari nafkah n cari kekayaan..,jd kalian yg usir km mh siswa papua yg ada di kota jogja harus pikir 10% drpada kami org papua bakar mereka hidup2..,jadi pesanan ini buat NKRI harus membacanx baik2 y?
    Dan harus jilat org papua punx tai…

  • Lho, bukannya memang mirip sih? Khan kalian tidak pernah peduli pada aturan hukum yang berlaku. So, apa masalah klo dikatain seperti itu?

  • Freedom

  • JOGJA TAMAT

  • monyet itu bukan berarti merasiskan, monyet menurut orang jawa itu mengumpat, ungkapan kekesalan sesaat aja, seperti misuh di surabaya, demi keakraban.

  • Kita di papua tdk ada monyet..,
    Monyet itu ada di jawa..,bukan papua..
    Yg ada di papua itu emas dan burung cenderawasih & penuh dngan kekayaan..,
    Jadi NKRI harus tau Diri bahwa Parah mahasiswa papua yg kalian kata2in mereka monyet ..,monyet2 itu yg kasih mkn indonesia…
    Dasar NKRI GOBLOK,BICARA PAKE OTAK JANGAN PAKE LUTUT..,Kami warga papua juga akan usir org2 jawa yg ada dipapua..,
    Dan kami mh siswa yg ada di jogja kami plg masih ada rmh untuk tinggal,
    Trus yg kami usir dri papua ke jogja mereka mau tinggal dmn?
    Mau tnggal dibwh kolon jembatan kh?

  • Harus-nya Mahasiswa PAPUA merasa Malu, kuliah/ belajarmasih di biayai orang tua/ pemerintah ko malah seperti itu kelakuan-nya. MAHASAISWA PAPUA YG OTAK NYA JALAN… KETIKA DIA LULUS KULIAH HARUS-NYA MEMBANGUN SODARA-SODARANYA DI KAMPUNG. BUKAN MINTA TUK PISAH DARI NKRI. SEKARANG EMANG LU MASISWA … BELAJAR DIMNA,, MAKAN DIMANA DAN BERAK DIMANA. BUKAN WARGA LUAR/ BANGSA ASING YG NGASIH LU PADA MAKAN DAN PENDIDIKAN. TAPI BANGSA INDONESIA SENDIRI… SADAR DIRI DAN TAU DIRI.

  • Atas nama demokrasi tentukan sendiri sikap rakyat pupua barat. Kalian berhak atas hak kalian. Kemerdekaan untuk kita semua saya jawa dan saya sayang papua

  • Semua hanya karena urusan perut.. Hmmm.. Saranku kepada semua saudaraku sebangsa dan setanah air.. Bagaimanapun kisah hidupmu, banggalah kita punya Indonesia. Garuda Pantja Sila yang ber-BHINNEKA TUNGGAL IKA. Jangan sedikitpun berfikir ingin lepas dari NKRI. Jangan terprovokasi iming2 bangsa Asing. Dan janganlah berharap belas kasihan kepada negara lain yang sebenarnya hanya ingin men-CAPLOK hasil bumi darimu yang melimpah. Jika engkau menderita tak terperhatikan, itu bukan salah NKRI nya Sobatku.. Hanya kepemimpinan saja yang perlu dibenahi bersama. Musyawarah mufakat perlu kita prioritaskan.., bukan demonstrasi anarkis atau perang yang didahulukan.

    Sedikit copas dari sebuah ajaran yang pernah aku terima :
    Sewaktu lahir manusia lunak dan lembut. Setelah mati ia menjadi kaku dan keras. Sewaktu hidup tanaman dan tetumbuhan supel dan lunak. Tapi bila mati menjadi getas dan kering. Sesungguhnyalah apa yang kaku dan keras adalah sahabat dari kematian. Sedangkan apa yang lembut dan lunak adalah sahabat dari kehidupan. Senjata yang terlalu keras akan patah. Pohon yang keras dan kering akan dipotong. Sesungguhnyalah apa yang keras dan berkuasa akan diturunkan. Sedang yang lembut dan lunak akan ditinggikan. Salam NKRI.

  • Jangan terpancing teriakan2 organisasi setan jalanan orang papua harus tetap semangat pantang mundur teriak terus jangan berhenti karena masalah papua sudah masuk dalam agenda PBB.semua dunia sudah tau apa yang terjadi di tanah papua.

  • seluruh indonesia nama baik, dan indonesia menjadi warnai karena papua,, lihat seluruh dunia negara dimanapun tidak ada warna putih tapi hitam dan putih,
    salah satu contoh: pakaian satu warna pake itu tidak keren kan, ada berwana pake baru keren; hal seperti itu,, negara indonesia naik karena bangsa papua dan tanah papua,
    kalau begitu papua cepat kendahulan pepera dari IKRI,, Sekali lagi ( percabulan kedahulan pepera,) REFEEDOM WAEST PAPUA BARAT,

  • Dunia sudah meninggalkan yang berbau rasis kok malah mahasiswa yogja rasis.. dungu lo..

  • Kalau pengen ribut,jangan atad nama bangsa,suku n agama.kalau berani selesaiin sendiri sendiri atas nama pribadi.itu namanya jantan.sudah terlalu banyak pecubdang di funia ini.

  • Papua itu kaya,jangan mudah anda terprofokasi agar lepas dari NKRI,bangsa lain mengincar tanah kalian.berfikir yang cerdas kedepan.apa kalaian rela merelakan perjuangan nenek moyang kalian dulu tanpa di bayar.i donesia itu satu.jangan mudah di pecah belah oleh orang orang pandai,yg memanfaatkan kesolitan suku dan budaya kalian.kalian bukan orang papua,jawa atau jogja.kalian INDONESIA.jangan bikin anak cucu kalian menyesal karena tingkah bodah dan eho yg terprofokasi.

  • Numpang promo ya admin|kami dari ionQQ’com,, Agen Poker,,,|Poker,Domino,BandarQ,BandarP0ker(New Game)|daftar, mainkan,dan menang kan|pin BB :58ab14f5

  • sudah dikatain monyet masih mau aja tinggal dijogja, kami warga jogja sepakat utk mengusir mahasiswa papua yg selalu mengganggu ketentraman dan kenyamanan masyarakat jogja.