Komnas HAM RI Bentuk Kantor Komnas HAM RI Perwakilan Papua Barat

1
219

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Natalius Pigai, Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik Indonesia telah menetapkan keputusan tertinggi Komnas HAM secara resmi pembentukan kantor Komnas HAM RI Perwakilan Papua Barat di Manokwari.

Pigai menjelaskan, keputusan itu ditetapkan dalam sidang Paripurna Komnas HAM tanggal 7 Desember 2016 lalu, Komnas HAM menjajaki Pembentukan Kantor Perwakilan Komnas HAM di Papua Barat.

Dijelaskan, sidang juga meminta tim yang dipimpin oleh Natalius Pigai dan beberapa Komisoner untuk melakukan studi kelayakan serta berkomunikasi dengan DPRD dan Pemprov dan MRP untuk menyiapkan kelengkapan berkas administrasi yang diperlukan untuk selanjutnya keputusan akan diambil pada bulan Februari 2017.

“Mulai hari ini, 8 Februari 2017, Komnas HAM secara bulat telah memutuskan menerima naskah akademik untuk pembentukan Kantor Perwakilan Komnas HAM RI di Manokwari. Ini sebuah upaya yang tidak mudah untuk menghadirkan lembaga pengawas independen seperti Komnas HAM di Tanah Papua di tengah berbagai usulan dari provinsi lainnya,” jelas Pigai.

Dikatakan, Komnas HAM saat ini hanya memiliki 6 perwakilan dan dibentuknya Kantor Perwakilan di Papua Barat, maka Tanah Papua memiliki 2 kantor perwakilan dari 7 kantor perwakilan di seluruh Indonesia.

Selanjutnya, kata dia, Komnas HAM dan DPRDdan Pemprov Papua akan MoU untuk konsisten pemajuan dan penegakan HAM, serta akan mengutus salah satu pejabat senior dan staf untuk bertugas setahun di Manokwari untuk mempersiapkan kapasitas kelembagaan, personil, sarana prasarana dan koordinasi dengan Pemprov dan DPRD serta civil society dan masyarakat.

“Inilah sedikit kontribusi saya untuk bangsa dan rakyatku di Tanah Papua dan lembaga ini akan bersuara untuk menyuarakan rintihan, ratapan, tangisan dan kesedihan yang menghiasi saban hari di seluruh pelosok dari lepas pantai, pulau, pesisir, pedalaman dan pegunungan Papua dan Papua Barat,” katanya.

 

Pewarta: Arnold Belau

  • Fernando Mansoben

    Harus bisa ada perubahan..