Mantan Pesepakbola Papua Yonas Sawor Meninggal, PSSI dan PT. Perseman Berduka

0
0

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Yan Christian Warinussy mengaku terharu mendengar kabar duka meninggalnya Yonas Sawor, legendaris sepakbola asal Tanah Papua yang juga mantan pemain Perseman Manokwari dan Tim Nasional Indonesia era 80-an.

Warinussy atas nama manajemen Perseman yang diwakili PT. Perseman Manokwari, menyampaikan rasa duka mendalam atas berita duka ini. Kata dia, berita duka diterima semalam melalui pesan pendek (SMS) dari Mahdi Haris, mantan pelatih Perseman.

“Sebagai direktur PT. Perseman Manokwari yang didirikan berdasarkan akte notaris nomor 05 tanggal 03 Desember 2011, saya menyampaikan rasa turut berduka cita yang sangat dalam dan ikut berbelasungkawa atas kepergian almarhum Yonas Sawor,” kata Warinussy.

Mantan gelandang serang energik itu dikabarkan telah menghembuskan napas terakhirnya karena sakit di salah satu Rumah Sakit di Bontang, Kalimantan Timur, Sabtu (18/2/2017) pukul 14.00 WITA. Yonas meninggal dalam usia 54 tahun. Ia kelahiran Dom Sorong, 3 Juli 1962, anak kedua pasangan Alfred Sawor dan Johanna Mabruaru.

Pengurus PSSI pun menyampaikan turut berdukacita atas meninggalnya salah satu mantan pemain Timnas era 80-an.

“Berita duka dari Bontang. Telah meninggal dunia mantan pemain Tim Nasional & PKT Bontang, Yonas Sawor siang tadi. PSSI pun ikut berduka cita,” ucapan belasungkawa PSSI di twitter.

Almarhum pernah berjasa bagi Perseman dan PKT Bontang. Juga pernah membela Timnas Indonesia di Asian Games 1986 dan Timnas di ajang SEA Games 1987.

Kala itu ia bermain bersama Noah Meriem, Herry Kiswanto, Ribut Waidi, Robby Darwis, Ponirin Meka da beberapa pemain lain, mempersembahkan medali emas, usai menang tipis 1-0 atas Malaysia di laga final.

Saat membela Perseman, ia sangat berjasa membawa tim sepakbola dari Kota Injil itu ke grand final Divisi Utama Perserikatan 1986 menghadapi Persib Bandung.

Warinussy menginformasikan, manajemen PT. Perseman Manokwari dibawah pimpinan Bons Sanz Rumbruren sebagai Direktur Utama akan melakukan pertemuan terbatas dalam waktu dekat untuk membicarakan hal-hal teknis mengenai penyelenggaraan tugas-tugas pembinaan sepakbola di lingkungan Perseman.

“Di kesempatan itu juga kita bicarakan rencana pemberian penghargaan kepada mantan-mantan pemain sepakbola yang pernah membawa nama Manokwari hingga ke tingkat nasional dan internasional,” jelasnya.

Antara lain, (alm) Yonas Sawor, (alm) Leo Kapissa, (alm) Mundus Waney, (alm) Aris Kapissa, (alm) Marthen Burwos, (alm) Yohanes Kambuaya, (alm) Yulius Woof, dan (alm) Abner Wanma.

Juga, Philemon Rapami, Ona Ariks, Hengky Orisu, Yunias Muray, Adolf Kabo, Seppy Haay, Piet Hein Wabia, Yohan Mara, Yanto Wambrauw, Wellem Mara, Markus Woof, Mathias Woof, John Mambrasar, Clemens Rumere, dan beberapa mantan pemain lainnya.

Warinussy menambahkan, dalam waktu dekat juga akan diadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT. Perseman Manokwari sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi dalam tubuh manajemen PT. Perseman Manokwari sebagai otoritas pengelola klub Perseman yang sah berdasarkan hukum yang berlaku di Indonesia.

Rencananya, alharhum Yonas Sawor akan dimakamkan di Sorong, provinsi Papua Barat.

Pewarta: Mary Monireng