Relawan Gerakan Rakyat Dukung kAka Lukas Enembe Jilid II Siap Dilantik

0
315

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com— “Kami sedang tunggu waktu untuk dapat mandat dari bapak Lukas Enembe. Kalau sudah akan segera dilantik. Untuk saat ini kami masih menunggu gubernur karena beliau masih sibuk,” ungkap Benyamin Gurik, ketua Relawan Garda kAka LE Jilid II kepada suarapapua.com dari Jayapura, Senin (11/4/2017).

Gurik menjelaskan, yang bisa menjadi anggota relawan ini adalah semua kalangan dapat terlibat menjadi bagian dari relawan. Terutama aktivis mahasiswa, pemuda, LSM, Perempuan, adat, agama, paguyuban, praktisi, komunitas motor, mobil, pedagang, pengusaha dan wartawan. Yang tidak bisa adalah pengurus parpol koalisi pengusung atau pendukung.

Itu dimaksudkan untuk menjaga agar relawan ini bisa diterima di semua lini masyarakat dan di semua tingkatan  di semua daerah.

“Kita tahu ketidakpuasan masyarakat terhadap parpol maupun anggota dewan juga cukup tinggi. Jadi  kehadiran anggota atau pengurus parpol kita akan batasi. Kita tau juga bahwa mereka akan membentuk tim koalisi dan melakukan kerja-kerja politik melalui partainya masing-masing untuk bantu memenangkan Enembe jilid II.

Mantan ketua BEM Uncen ini menjelaskan, untuk relawan, pihaknya menginginkan agar didominasi oleh kalangan aktivis. Karena menurut  pihaknya, para aktivis pemuda tidak memiliki utang politik maupun  ikatan janji apapun dengan masyarakat.  Selain itu kelompok non partai (aktivis) ini bisa menerobos basis daerah yang dimiliki oleh partai  yang mungkin akan mendukung kandidat lain.

“Kami akan bekerja menerobos semua lini dan semua kelompok masyarakat untuk memastikan Lukas Enembe  menang telak 1 Putaran dengan target perolehan suara 60-70% di pilgub 2018,” ungkap Gurik.

Dirinya merasa perlu untuk membentuk tim relawan meskipun Enembe cukup populer sebagai gubernur saat ini. Tetapi, pembentukan relawan ini  adalah dengan tujuan utama memenangkan Enembe sebagai gubernur Papua. Sisi lainnya adalah karena dalam pilgub sebelumnya,  hampir 20 kab/kota tersebar kader partai demokrat yang menang Pilkada dimana-mana,  tetapi saat ini pamor partai demokrat cukup terpuruk.

“Hampir semua bupati yang demokrat dukung kalah di Pilkada. Ada beberapa daerah saja yang masih ada. Itu sebabnya kami berkomit untuk bentuk relawan ini,” jelasnya.

Sebagai tokoh muda Papua, ia menilai Enembe masih terlalu layak untuk pimpin Papua periode kedepan lagi. Lima  tahun ini beliau telah meletakan dasar yang cukup baik. Maka rakyat Papua juga harus memberikan kesempatan kepada beliau untuk melanjutkan dasar yang ia letakan mejadi sebuah kerangka bangunan yang sempurna.

Dijelaskan, visi dan misi Enembe harus disebar dan ditanamkan di semua kalangan, terutama para politisi dan pemuda calon politisi Papua kedepan untuk berfikir dan bertindak demi penyelamatan manusia dan bumi Papua dari kesewenang-wenangan, perampasan dan penindasan.

“Bagi Lukas orang Papua itu penting. Jadi dengan dalil apapun perampasan hak, pembunuhan atas alasan perbedaan pandangan politik sekalipun itu kejahatan kemanusiaan dan pesan itu harus dipegang oleh seluruh orang Papua. Supaya jangan ada orang Papua yang baku jual, baku rampas, baku tindas karena alasan apapun juga. palagi karena nafsu kekuasaan,” ujarnya.

Ia optimis seluruh aktivis pemuda Papua setuju dengan gebrakan-gebrakan spektakuler Enembe sehingga relawan ini akan muda  diterima disemua lapisan masyarakat baik asli mapun pendatang.

“Kami siap masuk ke semua daerah mana pun, walaupun daerah tersebut mungkin milik bupati tertentu yang dimenangkan oleh partai pengusung yang akan mengusung calon gubernur lain  untuk melawan Enembe. Kami akan kampanyekan dan sosialisasikan keberhasilan Enembe demi penyelematan, perlindungan dan pemberdayaan orang Papua maupun pendatang di bumi Papua,” katanya.

Disebutkan, relawan yang akan dilantik nanti hanya di Provinsi dan Korwil-Korwil di 5 Wilayah Adat. Korwil di lima wilayah adat itu yang akan membentuk ke tingkat kabupaten kota bahkan sampai tingkat kampung dan kelurahan.

“Paling utama yang kami akan coba fokus adalah membentuk media center. Tim Media Center ini yang akan mengendalikan kerja-kerja seluruh relawan di lapangan, melakukan kerja-kerja advokasi, provokasi, penggiringan, sosialisasi dan konsoliasi untuk memenangkan Enembe satu putaran dengan target suara 60-80% memilih Enembe. Juga akan  mengerahkan aktivis dunia maya untiuk masuk menguasai ruang publik sosial media, tweeter, Faceook, BBM, WA, Line, Path dan sebagainya. Karena ini relawan, kami akan memaksimalkan potensi swadaya dan kerjasama,” pungkasnya.

 

 

Pewarta: Arnold Belau