Perpanjang Bandara Nop Goliat, Warga di Pinggir Bandara Akan Direlokasi

0
32

YAHUKIMO, SUARAPAPUA.com —Beberapa rumah warga di pinggiran bandara Nop Goliat, Yahukimo akan dipindahkan. Hal ini dilakukan untuk memperpanjang bandara.

Kepala bandara Nop Goliat, Joko Harjani mengatakan, rencana perpanjangan yang akan di lakukan sekarang sesuai arahan presiden Jokowi pada tangal 18 oktober 2016, bahwa bandara udara Nop Goliat Dekai harus ditambah menjadi 2.500 meter, maka rumah warga yang ada di pingir bandara akan dipindahkan ke tempat lain yang sudah disediakan Pemkab. Yahukimo.

“Kami sudah bicara dengan bupati kemarin untuk bicarakan perpanjangan bandara. Perpanjangan bandara dilakukan supaya pesawat boeing bisa mendarat. Terkait ini, Kementerian Perhubungan sudah instruksikan agar perpanjangan bandara harus diselesaikan dalam dua tahun,” katanya kepada wartawan pada Kamis (20/4/2017) di Yahukimo.

- Event -
Festival Film Papua

Ia menjelaskan, perpanjangan bandara akan selesai pada tahun 2018. Tahun ini pengerjaanya alihkan sungai yang ada di ujung bandara. Dan tahun depan akan fokus untuk perpanjang bandara.

“Dampak dari pengalihan sungai, akan kena perumahan masyarakat. Karena kali Bonto akan diarahkan ke sekitar hunian warga. Untuk saat ini, kami sedang mendata rumah warga yang akan kena dampak pengalihan sungai ini, supaya kami bayar ganti rugi dan proses perpanjangan bisa dilakukan,” terangnya.

Ia menambahkan, panjang bandara saat ini 1950 meter dan lebat 30 meter. Lalu, menteri perhubungan meminta supaya tambah 300 meter tahun ini dan lebar ditambah lagi menjadi 45 meter,” katanya.

“jadi panjang lapangan yang ada sekarang 1950, dan lebar 30 m dan mentri perhubungan minta tambah menjadi 3 ratus meter tahun ini, dan lebar 45 jadi tahun ini kita fokus alikan sungai dulu tahun depan baru 3 ratus meter itu akan kita tambah,

Sementara itu, Yakober Mendila, Kepala dinas Perhunungan kab. Yahukimo mengatakan, Pemerintah sedang menyiapkan langkah-langkah terkait perpanjangan lapangan Nop goliat yang akan selesai pada tahun depan.

“Kajian pihak bandara dan itu sudah dilakukan. Dalam waktu dekat rumah-rumah yang ada di pinggiran bandara akan direlokasi. Program relokasi akan bertahap. Pertama diprioritaskan bagi masyarakat yang kena dampak arus kali dan tahap kedua akan berpikir untuk masyarakat yanglain,” katanya.

 

Pewarta: Ardi Bayage

Editor: Arnold Belau