Dinas Pendidikan Kab. Merauke Gelar O2SN dan FLS2N

0
1149

MERAUKE, SUARAPAPUA.com— Dinas pendidikan dan Kebudayaan kabupaten merauke gelar dua ivent penting. Antara lain Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (OS2N) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) untuk semua Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di Kab. Merauke, Papua. Kegiatan ini akan digelar hingga 24 Mei 2017.

“Ada dua agenda kegiatan di kabupaten Merauke untuk tingkat SMP, yaitu cOS2N dan FLS2N” kata Fransiskus Acanema, Kepala Seksi Kurikulum dan Kesiswaan bidang SMP pada Senin (22/5/2017) ketika ditemui suarapapua.com di GOR Hiad Sai Trikora Merauke, Papua.

Fransiskus menjelaskan, kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi di tingkat kabupaten yang terdiri dari delapan distrik dan ini berjenjang sampai tingkat nasional.

“Ini adalah program nasional yang diadakan setiap tahun. Kegitan ini biayanya dari kabupaten sampai pada ivent daerah pun kami dari dinas yang tanggung biaya kegiatan ini. Nanti ivent tingkat nasional barulah kementrian pendidikan dan kebudayaan yang membiayai semua kebutuhan setiap kabupaten kota di indonesia,” jelasnya.

Kata dia, ivent ini tim yang menang dalam tiga kategori juara, baik satu, juara dua dan juara tiga akan mewakili kabupaten merauke ke tingkat Provinsi.

Dikatakan, dua kegiatan tersebut akan dilakukan selama tiga hari, yaitu dimulai sejak 22 – 24 Mei 2017. Dalam dua ivent tersebut pula, dibagi dalam beberapa kegiatan perlombaan. Diantaranya, dari bidang olaraga ada cabang atletik, karate, renang dan bulu tangkis. Kemudian yang menyakut seni adalah lomba gitar solo, tari kreasi, dan lomba cipta dan baca puisi.

Menurutnya, pada prinsipnya adalah kegiatan ini bertujuan untuk membangun minat dan bakat para siswa siswi dalam olaraga dan seni di Merauke agar kedepan pada ivent-ivent besar pihaknya sudah siap menghadapi kegiatan tersebut.

“Ivent yang kami lakukan saat ini memang langsung di tingkat kabupaten. Tidak ada seleksi dari bawah, walau ini dari setiap distrik di Merauke hadir. Namun sleksinya di tingkat kabupaten. Dan kedepan akan terseleksi dengan baik lewat unit pelaksana teknis dinas (UPTD),” katanya.

Sementara itu, Santi, salah satu guru pendamping dari SMP YPPK St. Kizito distrik Kimam yang mendampingi salah satu peserta didik yang tengah mempersiapkan diri dalam cabang olaraga altet lari di lapangan Stadion Maro distrik merauke kota mengaku siap menerima hasil apa pun yang akan diperoleh anak asuhnya.

“Saya mendampingi dua peserta. Mereka hari ini (kemarin – red) mengikuti dua ivent cabang olaraga (O2SN) dan yang satu siswa lagi di cabang seni (FLS2N). Saya siap dan terima apa pun hasil yang akan mereka terima,” kata guru Bidang studi bahasa inggris yang juga sempatkan diri mendampingi siswa.

Pewarta: Harun Rumbarar
Editor: Arnold Belau