Peserta BPJS Kesehatan Tetap Bisa Peroleh Pelayanan Saat Libur

0
47

WAMENA, SUARAPAPUA.com — Menjelang hari raya Idul Fitri tahun 2017, BPJS Kesehatan menerapkan kebijakan khusus terkait prosedur pelayanan, sehingga diminta bagi peserta yang sedang mudik labaran untuk membawa kartu JKN-KIS atau Kartu Indonesia Sehat, Kartu BPJS Kesehatan, Askes dan Jamkesmas, supaya bisa memperlolah pelayanan kesehatan.

Hal itu dilakukan BPJS Kesehatan sebagai wujud kepedulian terhadap kenyamanan dan kepuasan dalam hal memperoleh kesehatan jelang mudik lebaran 2017.

“Peserta JKN-KIS yang sedang mudik dapat berobat di luar Wilayah Kantor Cabang BPJS Kesehatan. Sementara prosedurnya, peserta dalam kondisi darurat maupun non darurat dapat langsung berobat ke Unstalasi Gawat Darurat (IGD/UGD) rumah sakit terdekat yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan,” kata Djamal Adriansyah, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Wamena yang tertuang dalam siaran pers yang diterima suarapapua.com di Wamena, Rabu (15/6/2017)

- Event -
Festival Film Papua

Untuk masa waktu kata Djamal, akan berlaku tanggal 19 Juni 2017 hingga 2 Juli 2017, tetapi ia menekankan bahwa dalam masa waktu yang sudah ditetapkan ini – yang wajib memperoleh pelayanan kesehatan hanya berlaku bagi peserta JKN-KIS yang sedang mudik dan status kepesertaannya masih aktif.

“Karena itu mohon agar peserta wajib membayar iuran. Sedangkan untuk memperlancar dalam proses memperoleh pelayanan kesehatan, BPJS Kesehatan juga telah menciptakan Aplikasi Kesehatan yang dapat didownload secara gratis di google play store bagi perangkat android. Disana banyak pilihan-pilihan yang tersedia,” ujarnya.

Djamal menekankan, bagi peserta yang mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku, serta tindakan medis yang diperoleh berdasarkan indikasi medis yang jelas berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, maka fasilitas kesehatan tidak diperkenankan menarik iuran dari peserta.

BPJS Kesehatan juga secara nasional membuka 8 posko mudik yang hanya terdapat di beberapa titik yang ramai dan jauh dari rumah sakit, yaitu terminal Pulo Gebang Jakarta, Stasiun Bandung, Stasiun Yokyakarta, terminal Tirtonadi Surakarta, Terminal Bungurasih Surabaya, pelabuhan Soekarno Hatta Makasar, pelabuhan Glimanuk Bali serta pelabuhan Banten Merak.

Khusus untuk di Jayawijaya dan Pegunungan Tengah Papua, kata Djamal, peserta JKN-KIS bisa langsung mendatangi rumah sakit yang ada di Jayawijaya, terutama yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Termasuk saat libur, pihaknya akan siagakan 5 hingga 6 petugas yang siap melayani peserta, dan hal ini dilakukan bagi semua daerah di Papua, seperti Jayapura, Biak, Merauke dan beberapa daerah lainnya.

“Untuk posko mudik sendiri kami disini tidak ada, tetapi langsung saja di rumah sakit dan Puskesmas. Untuk itu akan kami komunikasikan supaya melayani peserta tanpa surat rujukan. Kalau di Jayapura ada 7 rumah sakit, dengan kata kunci langsung ke UGD/IGD, jika ada kendala langsung telepon petugas. Untuk nomor kontak kami akan pajang di depan rumah sakit dan Puskesmas,” tuturnya.

Termasuk juga katanya, untuk memberikan kenyamanan, pihaknya juga telah bekerja sama dengan beberapa hotel di Jayapura yang memberikan diskon 15 hingga 40 persen.

 

Pewarta : Elisa Sekenyap