25 Film Dokumenter Akan Ramaikan Festival Film Papua Pertama di Merauke

0
231

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Panitia Festival Film Papua (FFP) melalui surat elektronik yang diterima media ini mengungkapkan 25 film dokumenter dari Papua akan meramaikan FFP perdana yang akan digelar di Merauke pada 7 – 9 Agustus 2017 mendatang.

Urbanus, koordinator umum FFP di Merauke dalam surat yang diterima Suara Papua, terkait rangkaian pelaksanaan Festival Film Papua Tahun 2017 yang rencananya akan dilaksanakan pada 7-9 Agustus 2017 mendatang di Merauke, menjelaskan, panitia sudah menerima sebanyak 27 karya dokumenter dari berbagai daerah di Papua dan Papua Barat.

“Antara lain Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Merauke, Keerom, Biak, Wamena, Sorong, Raja Ampat, Nabire, Mappi, dan Mimika. Ragam cerita yang disampaikan lewat film-film antara lain kesehatan, pendidikan, ekonomi, politik dan keamanan, perempuan dan anak, budaya dan alam hingga sejarah,” ungkapnya dalam surel itu, Selasa (25/7/2017).

Ia menyebutkan, film-film yang memenuhi syarat kompetisi ada 25 film dan sedang dalam penilaian juri.

“Adapun juri untuk kompetisi film Festival Film Papua 2017 antara lain Alia Damaihati, Maria Kaize, Wens Fatubun, dan Yerri Borang,” terangnya.

Menurut Urbanus, karena banyaknya film yang masuk ke panitia ditambah dengan kendala teknis pengiriman film dari peserta ke panitia dan tim juri, maka pengumuman sepuluh film terbaik yang semula direncanakan pada 24 Juli 2017, diundur ke tanggal 30 Juli 2017.

“Kami memohon maaf atas perubahan jadwal ini,” katanya.

Disebutkan Urbanus, kegiatan FFP akan dilaksanakan di Vertente Sai, komplek Keuskupan Agung Merauke, Jalan Raya Mandala Kota Merauke.

“Informasi tentang film-film yang masuk dan tentang Festival Film Papua 2017 kami lampirkan bersama press release ini. Akhirnya kami menyampaikan terima kasih kepada semua peserta yang sudah mengirimkan karyanya untuk ikut berkompetisi di Festival Film Papua 2017,” tulisnya dalam surel tersebut.

Dari informasi yang diperoleh media ini, semua film yang masuk ke panitia ada 27 film dokumenter yang datang dari berbagai daerah di Tanah Papua. Namun yang memenuhi syarat hanya 25 film, sedangkan dua film lainnya tidak memenuhi syarat. 25 film tersebut masing-masing: Raja Ampat (2 film), Nabire (1 film), Merauke (3 film), Sentani (2 film), Mimika (2 film), Sorong (1 film), Biak (2 film), Korowai (1 film), Kota Jayapura (5 film), Wamena (5 film), dan Keerom (1 film).

 

Pewarta: Arnold Belau