Dishub Yahukimo Sudah Usulkan Beberapa Program Kepada DPR RI

0
3199

YAHUKIMO, SUARAPAPUA.com— Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Yahukimo telah memberikan beberapa usulan program kepada Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia DPR RI dari Komisi V yang telah melakukan kunjungan kerja bersama ke Yahukimo pada 1 Agustus lalu di Dekai.

Hal itu disampaikan Yakober Mendila, kepala Dishub Kabupaten Yahukimo melalui pesan tertulis kepada suarapapua.com. Menurutnya, usulan-usulan tersebut sebetulnya bersifat mendesak, dengan tujuan untuk memperlancar pembangunan di kabupaten Yahukimo.

“Jadi ada sejumlah Program Prioritas Pemda bidang perhubungan yang sekiranya bisa ditangani oleh Kemenhub. Karena usulan Program untuk 2019 kami sudah ajukan pada tahun ini (2018) kepada rombongan Kementrian dan DPR-RI yang melakukan Kunker pada tanggal 1 lalu. Program Yang kami usul adalah pembangunan pelabuhan sungai di Kampung Pepera berkapasitas Dermaga 1500 GT, pembangunan lapangan terbang di distrik Korupun, serta pembangunan Gudang Cargo di lapangan-lapangan terbang rumput di Yahukimo,” kata Mendila.

Ia menerangkan, usulan tersebut bukan hanya untuk Yahukimo, tetapi untuk percepatan pembangunan di wilayah Pegunungan Tengah Papua.

“Yahukimo dikelilingi 7 kabupaten dan ada di 2 tengah-tengah wilayah adat La-Pago dan Anim-Ha. Bangun yang kami usulkan akan berdampak juga pada mereka (kabupaten dan wilayah adat), maka beberapa program yang diusulkan bisa dapat bantu dari APBN 2019,” tulisnya.

Sementara itu Bupati Yahukimo, Abock Busup, dalam sambutannya di hadapan Kementrian Perhubungan dan rombongan komisi V DPR-RI saat itu menyampaikan bahwa usulan program Dishub Yahukimo adalah usulan Pemda Yahukimo yang mendesak.

Ia menjelaskan, desa-desa di kabupaten Yahukimo kebanyakan ada di balik gunung sehingga apa yang menjadi aspirasi dari pemda Yahukimo bisa diakomodir.

“Apa yang kami usulkan itu memang benar program yang kami butuhkan. Selama ini dana yang sudah dibantu entah itu dari APBN dan Provinsi sudah kami gunakan semaksimal mungkin. Hanya, karena daerahnya besar dan luas, kami butuh yang lebih lagi. Supaya masyarakat di balik gunung bisa merasakan kehadiran pemerintah,” ujarnya.

Pewarta: Ardi Bayage

Editor: Arnold Belau