Bangun Jalan Yahukimo-Jayawijaya, APBD Yahukimo Anggarkan 88 Miliar

0
2095

DEKAI, SUARAPAPUA.Com — Pembangunan jalan Yahukimo-Wamena terus dilakukan. Bupati Yahukimo, Abock Busup saat dihubungi pada Kamis (29/08/2018) mengatakan, 88 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Pembelanjaan Daerah (APBD) Kabupaten Yahukimo digunakan untuk membangun akses dari lima rute yang berbeda, yang menghubungkan Yahukimo dengan kabupaten Jayawijaya, dan pemukiman terisolasi yang ada di Kabupaten Yahukimo sebagai bentuk keberpihakan pemerintah.

“Infrastruktur dasar seperti  jalan ini sangat penting sekali. Dalam kepemimpinan saya yang tinggal tiga tahun, pembangunan fasilitas jalan tetap dilakukan terus, karena DPRD sudah buat peraturan daerah, jadi untuk tahun 2018 Pemkab Yahukimo anggarkan dana sebesar 88 miliar,” ungkap Bupati Abock.

Lanjut Abock, pemerintah kabupaten Yahukimo membuka 5 ruas jalan masing-masing Herawe-Sobaham, Jhomate-Anggruk, Dekai-Kimyal, Suru-Suru-Silimo, Dekai-Pepera. Masing-masing ruas jalan dibuka 15 KM.

“Herawe-Sobaham Tanggal 22 Agustus 2018 mulai kerja dengan anggarkan 27 miliar, Jhomate-Angguruk 30 miliar, Suru-suru-Silimo 28 miliar, Dekai-Pepera 60 miliar, dan Dekai-Kimyal  15 miliar,” lanjut Bupati Abock.

Bupati juga berharap, semoga pemerintah provinsi dan pusat bisa membantu untuk mempercepat pembangunan ruas Jalan Yahukimo-Jayawijaya supaya masyarakat yang tinggal di tempat-tempat terisolir yang tidak bisa dijangkau oleh kendaraan roda dua maupun roda empat, bisa dijangkau.

“Masyarakat bisa menikmati dan manfaatkan jalan ini untuk keperluan pendidikan, kesehatan, dan pertumbuhan ekonomi,” harapnya.

Sementara itu, anggota Komisi IV DPR Provinsi Papua di bidang Infrastruktur, Lazarus Siep  mengapresiasi langkah Bupati Yahukimo Abock Busup untuk membuka akses jalan darat dari Yahukimo ke Wamena Kabupaten Jayawijaya. Untuk itu, legislator dari daerah pemilihan (dapil) Yahukimo ini meminta Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Pusat harus mendukung pembukaan jalan trans Yahukimo-Wamena.

Lazarus mengatakan, selama ini masyarakat Yahukimo sangat kesulitan akses transportasi darat menuju ke Wamena. Apalagi kata Lazarus, Yahukimo hanya bisa diakses melalui pesawat udara maupun jalur Sungai saja. Sedangkan, jalur darat belum terbuka sama sekali dengan kabupaten jayawijaya.

“Dari Kabupaten Yahukimo, Pegunungan Bintang dan Yalimo menilai peluncuran pembukaan jalan oleh Pemkab Yahukimo di perbatasan antara Kabupaten Yahukimo dengan Jayawijaya, baru-baru ini, merupakan langkah tepat. Sebab, sejak 73 tahun Kemerdekaan RI, baru kali ini aspirasi rakyat Yahukimo untuk membuka akses jalan darat itu terjawab. Namun, sebagai anggota Komisi IV DPR Papua, selama kurang lebih 3,5 tahun mengaku telah berupaya untuk memperjuangkan aspirasi tersebut,” kata Lazarus

Untuk itu, ia berharap, Pemprov Papua dalam hal ini Gubernur Papua terpilih untuk membantu pembangunan jalan darat tersebut, apalagi lima tahun lalu rakyat Yahukimo telah mempercayakan suara mereka untuknya dalam pemilihan gubernur lalu.

“Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Pusat juga semoga memberikan dukungan anggaran untuk membuka keterisolasian warga Yahukimo ini, dengan membuka akses jalan darat Yahukimo ke Wamena,” harap Lazarus.

Pewarta : Ruland Kabak