Peringati 1 Desember, Ruang Gerak KNPB Dijaga Ketat Aparat Indonesia

0
1440

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Ruang Gerak Komite Nasional Papua Barat (KNPB) untuk memperingati hari lahirnya Embrio Negara Papua Barat  1961 – 2018  di Tanah Papua dijaga ketat oleh Aparat Kepolisian Republik Indonesia (POLRI)  dan Tentara Nasionla Indonesia (TNI).

Ones Suhuniap Juru Bicara KNPB Pusat melalui sambungan teleponnya mengatakan, sejak persiapan memperingati hari lahirnya Negara Papua Barat hingga hari puncak pelaksanaanya, sekretariat KNPB Pusat tidak bisa bikin apa-apa karena sudah dilakukan sweping dan kepung.

“Kami masih di kepung aparat saat ini. Mereka (TNI/POLRI) sudah masuk sekretariat dari kemarin sore pukul 16.00. Saya bersama pengurus pusat lainnya kami tetap di markas,” katanya, Sabtu  (1/12/2018).

Rencana awal melalui imbauan resmi dari KNPB, direncanakan untuk  melaksanakan ibadah syukuran di lapangan museum Expo, Waena untuk peringati 57 tahun lahirnya negara Papua Barat. Namun rencana itu dihalangi oleh aparat gabungan dari Indonesia.

“Awalnya kita rencana Ibadah. Namun aparat masuk dan bubarkan anak-anak di secret. Untuk di daerah juga sama. Itu di Asmat mereka saat ibadah tadi pagi aparat masuk lalu dibubarkan. Kami di pusat tetap akan melakukan ibadah, dan pemotongan kue Ulang  tahun,” ujarnya.

Menurutnya, rencana awal ibadah bersama hanya karena aparat mengepung markas KNPB, membuat mereka (KNPB) harus bertahan diri depan kantor bersama anggota.

Untuk di ketahui situasi di Jayapura, sebanyak 49 aktivis mahasiswa pro merdeka ditangkap aparat Polisi dari 49 yang ditahan itu ada 2 frater dari keuskupan jayapura juga ikut di bawa ke Polres Kota Jayapura.

Pewarta: Ardi Bayage

Editor: Arnold Belau