Sebanyak 16 Orang Dinyatakan Meninggal

0
1862

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Sebanyak 16 orang jenazah berhasil ditemukan. Masing-masing satu anggota TNI ditemukan tewas dalam penyerangan ke pos TNI Mbua, dan 15 jenazah dilaporkan telah ditemukan di distrik Yigi pada 5 Desember 2018.

Semua korban tersebut adalah korban penembakan yang dilakukan pada tanggal 2 Desember di distrik Yigi dan penyerangan ke pos TNI Mbua.

Kapolda Papua, Irjen Martuani Sormin Siregar kepada suarapapua.com mengatakan, sebanyak 15 jenazah sudah ditemukan, namun semuanya belum dievakuasi.

“Anggota gabungan kita (TNI dan Polri) sudah berhasil menemukan 15 jenazah dan akan dilanjutkan besok pagi. Untuk evakuasi akan dilaksanakan pada hari Kamis, 6 Desember 2018,” jelasnya pada Rabu (5/12/2018) malam.

Sementara itu, Wakapendam Kodam XVII Cenderawasih, Letkol Inf Dax Siburian kepada TJP menjelaskan, hasil penyisiran dan pengejaran aparat gabungan TNI dan Polri di Distrik Yigi telah ditemukan 15 orang meninggal dunia di area puncak Tabo dan satu orang ditemukan selamat dalam kondisi lemas atas nama Johny Arung dan saat ini berada di pos Mbua.

“Identitas korban meninggal dunia belum teridentifikasi, sehingga belum bisa dipastikan apakah keseluruhan 15 korban tersebut adalah karyawan PT Istaka Karya,” katanya saat dikonfirmasi di Jayapura, Rabu (5/12/2018).

Dengan demikian, kata dia, data yang sudah dihimpun pihak TNI dan Polri, 13 orang ditemukan dalam kondisi selamat dan 15 orang meninggal dunia.

“12 orang sudah dievakuasi kemarin dan hari ini satu orang yaitu lima orang karyawan Istaka Karya, enam orang pekerja bangunan Puskesmas Mbua dan dua orang pekerja SMP Mbua,” jelasnya.

Satu orang anggota TNI yang tewas dalam penyerangan ke pos TNI Mbua, kata Dax, hari ini telah dievakuasi ke Timika.

“Sore ini jenazah prajurit Yonif 755/Yalet yang ditembak dalam penyerangan di Pos distrik Mbua sudah tiba di Timika,” jelas Dax.

Jenazah anggota TNI yang tewas dalam penyerangan ke pos TNI Mbua adalah Serda Handoko, anggota Brigif 20/Timika. Direncanakan jenazah korban akan diserahkan ke pihak keluarga secara kemiliteran.

Pewarta: Arnold Belau