Mahalnya Tiket Pesawat di Papua, FPNP3 akan Aksi Demonstrasi

0
2553

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Menyikapi naiknya harga tiket pesawat di Provinsi Papua, ketua Forum Pemuda Nusantara Peduli Pelayanan Publik (FPNP3) Papua, Panji Agung Mangkunegoro mengatakan, besok akan menggelar aksi demonstrasi damai di Taman Imbi, kota Jayapura.

Aksi tersebut menurutnya, akan melibatkan sejumlah organisasi kepemudaan, simpatisan, masyarakat dan mahasiswa untuk mendesak pemerintah di Papua agar jelih melihat harga tiket yang naik melambung tinggi sejak beberapa hari terakhir.

“Jelang hari natal ini harga tiket melambung lebih tinggi dari berapa kali lipat. Namun  modus ini sudah berlangsung di tahun-tahun  sebelumnya. Jadi, forum akan mendesak pemerintah untuk membicarakan hal ini,” kata Panji kepada wartawan di Abepura, Rabu (19/12/2018).

Ia mengatakan, aksi akan dilakukan untuk mengingatkan semua pihak segera antisipasi harga tiket pesawat. Maskapai penerbangan harus memberikan perlindungan terhadap konsumen.

“Sudah sangat keterlaluan harganya. Pemerintah harus peka terhadap kondisi ini. Kenapa maskapai penerbangan bisa begitu, kami meminta kejelasan dari mereka dan pemerintah. Jangan korbankan masyarakat,” ungkapnya.

Sesuai rencana, kata Panji, aksi besok akan dipusatkan di Taman Imbi dan kemudian ke kantor DPRP serta mendatangi kantor Dinas Perhubungan.

“Nanti akan berlanjut pada tanggal 27 Desember, kami akan meminta keterangan dari pihak Angkasapura, dan maskapai penerbangan,” imbuhnya.

Ia menyarankan pihak penerbangan yang ada di Papua jangan membuat rakyat korban. Harus sadar bahwa kita sama-sama mencari nafkah, sehingga saat jelang ibadah natal seperti sekarang harga tiket harus diatur dengan baik.

Dalam keputusan menteri tahun Nomor 39 Tahun 2013 menerangkan, penerapan tarif batas atas dan batas bawah yang mana batas bawah untuk mengantisipasi bisnis maskapai. Batas atas juga memberikan keuntungan besar, tetapi masyarakat dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat. Padahal dalam keputusan menteri, sudah diatur Papua.

“Dari Sabang sampai Merauke dengan jarak tempuh lima jam Jayapura-Jakarta dibanding Medan-Surabaya itu berbeda dengan keluar negeri lebih murah dibanding ke Papua atau di dalam Papua antar kabupaten kota. Contoh pesawat Hercules dari Wamena ke Jayapura biasanya harga tiket 500 sekarang harganya satu juta rupiah,” katanya.

Panji menambahkan, aksi akan dilakukan secara terbuka di Taman Imbi, sehingga siapa pun boleh bergabung dan berkontribusi demi kepentingan umum.

Sementara itu, sekertaris FPNP3, Yoan Alfredo Wambitman mengatakan, inti dari aksi tersebut meminta kepada pemerintah untuk tolong menjaga kestabilan harga tiket pesawat terbang.

“Minimal sebelum hari-hari besar perayaan natal, tahun baru, imlek, idul fitri, dan sebagainya pemerintah sudah mengingatkannya terlebih dahulu agar masyarakat Papua tidak dibebankan dengan harga tiket,” ujar Yoan.

Ia juga berharap, pihak maskapai penerbangan harus memberikan penjelasan ke pemerintah tentang alasan menaikan harga tiket.

“Supaya disampaikan kepada masyarakat mengenai harga tiket yang begitu mahal. Maskapai penerbangan tidak terbuka, mereka mau naikan berapapun saja boleh. Juga tidak tertibkan banyak calo yang memanfaatkan peluang ini, sehingga harga tiket jadi mahal,” tutur Yoan.

Pewarta: Ardi Bayage
Editor: Markus You