IPMWW Gelar Pembinaan Mahasiswa Baru Se-Kota Studi Jayapura

0
661

Senin 2014-08-04 12:10:00

PAPUAN, Jayapura — Pembentukan dan Pembinaan Karakter Mahasiswa/I baru Ikatan Pelajar Mahasiswa/i Wandik-Walela (IPMWW) Kota Studi Jayapura, Papua, digelar siang tadi, dan dihadiri oleh Ketua Majelis Pemusyawaratan Mahasiswa (MPM) Uncen, dan senioritas Kabupaten Yalimo, Papua.

Leo Himan, Ketua MPM Universitas Cenderawasih (Uncen) membuka kegiatan pembinaan, sekaligus membawakan materi tentang dasar-dasar berorganisasi kepada mahasiswa baru IPMWW, yang berlangsung di Tanah Hitam, Kamkey, beberapa waktu lalu.

 

“Awalnya ikatan seperti ini belum ada, kami merasa suku Wandik-Walela ini sangat besar yang mendiami kota studi Jayapura untuk mengikuti perkuliahan.”

 

“Karena belum ada, kami munculkan ke permukaan, sehingga dapat diakomodir dengan baik oleh instansi terkait, dengan tujuan mahasiswa yang datang dari daerah yang jauh tidak sia-sia ketika dia pulang kembali ke kampung halamannya. Kami tidak pasif, namun dapat aktif dalam setiap kegiatan organisasi,” ungkap Leo.

 

Sementara itu, Ketua IPMWW, Nerkius Loho mengatakan, pembinaan seperti ini dilakukan untuk mempersiapkan kader-kader pemimpin yang handal dan berkualitas di masa mendatang.

 

“Pembinaan mahasiswa Wandik-Walela ini terdiri dari 26 Desa, dan memberikan kepercayaan kepada saya sebagai ketua IPMWW kota studi Jayapura, untuk mengakomodir teman-teman dan adik-adik yang berada disini," ujarnya.

 

Tujuan organisasi yang dipimpinnya, untuk menghidupkan kembali kegiatan yang tidak pernah dilakukan sebelumnya. "Tetapi saya ingin mengubah itu bersama adik-adik dengan mengadakan kegiatan seperti yang kami lakukan ini. Tak lupa kami membutuhkan kontribusi, masukan dari orang tua,” tutur Loho.

 

Diharapkan, kedepan kontribusi dari Pemerintah Daerah (Pemda) dan instansi yang terkait bisa melihat dan terlibat langsung dengan kegiatan yang bersifat membangun SDM mahasiswa.

 

Diharapkan, melalui pembinaan seperti ini membuat mahasiswa tidak terpengaruh dari hal-hal negatif, dan terus bisa mengembangkan kemampuan berorganisasi yang telah ada pada mereka. 

 

Pantauan suarapapua.com, peserta pembinaan sebanyak 40 orang mahasiswa, dan berakhir pada sore hari. (ED: OP)

 

AGUS PABIKA