ArsipUntuk Selamatkan Kampus Uncen, PLC Gelar Diskusi

Untuk Selamatkan Kampus Uncen, PLC Gelar Diskusi

Sabtu 2014-06-28 23:59:15

PAPUAN, Jayapura — Program Papua Lawyers Club (PLC) edisi Minggu, 29 Juni 2014, yang biasa di tayangkan di Jaya Television (Jaya TV), akan mengangkat topik diskusi yang cukup menarik dan berbobot, yakni, dengan tema; “Save Our Uncen” atau selamatkan Uncen.

Direktur PLC, Anthon Raharusun, kepada suarapapua.com menjelaskan, ia bersama tim ahli sengaja memilih tema diskusi tentang pendidikan, lebih khusus tentang persoalan di Kampus Uncen, sebab belakangan diketahui banyak aksi-aksi mahasiswa yang telah menggangu proses perkuliahan.

 

“Saya sebagai orang tua dari anak saya yang studi di Kampus Uncen, dan juga sebagai alumni di   Fakultas Hukum, merasa punya beban moril, dan ingin ikut ambil bagian agar persoalan-persoalan tersebut dapat segara diselesaikan,” katanya kepada media ini, ketika ditemui di Hotel Aston, Jayapura, sore tadi.

 

Tujuan dari diskusi tersebut, lanjut Anthon, tidak mencar siapa yang benar dan siapa yang salah, tetapi agar ada usaha bersama antar lembaga Uncen, mahasiswa, alumni, para pengamat pendidikan, serta pemerintah untuk mencari solusi penyelesaiannya.

 

“Di hampir semua media cetak dan online, termasuk TV selalu mengabarkan tentang aksi-aksi demonstrasi mahasiswa di kampus Uncen, sehingga aktivitas perkuliahan selalu terganggu, saya ingin persoalan ini dapat dibicarakan baik-baik,” kata Anthon, yang juga praktisi hukum di kota Jayapura ini.

 

Dalam diskusi ini, lanjut Anthon, para pemangku kepentingan di bidang pendidikan akan diundang untuk memberikan masukan dan saran, selain itu rektor Uncen, pembantu rektor I, II dan III juga akan di undang.

 

“Para dekan-dekan Fakultas juga akan di undang, termasuk kelompok-kelompok mahasiswa yang sering melakukan aksi-aksi protes. Semua akan diberikan waktu untuk menyampaikan pemikirannya untuk kebaikan Uncen kedepan,” tegasnya.  

 

Dari diskusi ini, Anthon mengharapkan agar ada perbaikan-perbaikan dalam internal lembaga Uncen, agar bisa menata dan membenahi kampus Uncen dengan baik.

 

Selain itu, dari unsur aparat keamanan yang sering melakukan aksi penghadangan mahasiswa saat melangsungkan aksi di depan kampus juga akan diminta pendapat dan masukan.

 

“Semua pihak-pihak yang terlibat harus hadir dan memberikan masukan, saran, dan gagasan; Tujuan agar kita bisa selamatkan Uncen kedepannya,” tambah Anthon.  

 

Sekedar dketahui, diskusi ini akan disiarkan secara Live di Jaya TV, pada Minggu (29/6/2016), pukul 19.00 WIB atau jam 7 malam waktu Papua. Masyarakat Papua dapat menyaksikannya lewat layar kaca di rumah.  

 

OKTOVIANUS POGAU   

Terkini

Populer Minggu Ini:

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.