ArsipSMK Negeri 3 Jayapura Telah Menamatkan 20.793 Siswa

SMK Negeri 3 Jayapura Telah Menamatkan 20.793 Siswa

Minggu 2013-03-17 10:49:15

PAPUAN, Jayapura — Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Jayapura, telah menamatkan 20.793 siswa, dari 22.458 siswa yang pernah masuk dan bersekolah sejak sekolah tersebut didirikan tahun 1963.

“Dari semua lulusan itu, banyak yang telah berhasil dan ikut membangun Papua dan Indonesia, kami cukup bangga dengan pencapaiaan tersebut,” ujar Kepala Sekolah SMK Negeri 3 Jayapura, Melkianus Mawane, saat membacakan sambutan di acara Yubelium pertama sekolah tersebut, kemarin, Sabtu (16/3/2013).

Menurut Mawane, sejak berdirinya SMK Negeri 3 Jayapura, sudah ada sekitar 11 kepala sekolah yang menjabat, beberapa dari mereka masih hidup, dan turut menghadiri acara Yubelium pertama kemarin.

Sedangkan, jurusan yang ada di SMK Negeri 3 Jayapura, telah bertambah menjadi 10 jurusan, sejak berdirinya sekolah tersebut di tahun 1963 yang hanya memiliki tiga jurusan.

“Satu-satunya SMK di Papua yang memiliki jurusan geologi pertambangan adalah SMK ini, dan kita harus bangga dengan kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat,” katanya, disambut tepuk tangan para alumni, siswa dan undangan di Aula SMK Negeri 3 Jayapura.

Sementara itu, Sekertaris Daerah Kota Jayapura, RD Siahaya, dalam sambutannya mengapreasiasi prestasi yang dicapai SMK Negeri 3 Jayapura, karena telah ikut membanguna pendidikan di tanah Papua, secara khusus di Jayapura.

“Sekolah ini telah sejalan dengan visi dan misi yang diharapkan bapak Walikota, kedepan sekolah ini harus mampu bersaing dengan SMK-SMK lainnya di Indonesia,” harapnya.

Sekedar diketahui, presenter acara Kick Andy di Metro TV, Andy F Noya, merupakan salah satu yang pernah ikut menimbah ilmu di SMK Negeri 3 Jayapura, namun tidak sampai menamatkan pendidikannya dan pindah ke Jakarta.

OKTOVIANUS POGAU

Terkini

Populer Minggu Ini:

TPNPB OPM Ingatkan Pesawat Sipil Stop Angkut Pasukan Militer

0
“Ada beberapa perusahaan penerbangan sipil itu kami punya data selama ini selalu mengangkut pasukan TNI dan Polri,” ujar Sebby Sambom.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.