ArsipGKI Betlehem Wamena Gelar Sidang ke-30

GKI Betlehem Wamena Gelar Sidang ke-30

Selasa 2016-01-19 10:05:19

WAMENA, SUARAPAPUA.com — Guna mengevaluasi program kerja tahun 2015 dan melihat program kerja tahun 2016 untuk dapat ditingkatkan, warga jemaat GKI Betlehem Wamena gelar sidang jemaat ke-XXX di Gedung Gereja GKI Betlehem Wamena, Selasa (19/1/2016).

Bendahara Badan Pekerja Klasis (BPK) GKI Klasis Balim Yalimo, Jusman Pangaribuan dalam arahannya ketika membuka sidang tersebut mengatakan, dalam momentum ini, semua diajak untuk programkan apa yang bisa dilakukan pada tahun 2016.

“Kepada bapak dan ibu bahwa semua program-program yang dirancangkan dalam tahun 2015, apabila tidak berjalan atau gagal, mari kita melihat dimana kendalanya,” kata Jusman.

Kegiatan tersebut akan diadakan selama dua (19-20/1/2016).

Atas nama Badan Kerja Klasis (BPK) GKI Klasis Baliem Yalimo, Jusman Pangaribuan menyampaikan terima kasih kepada peserta yang telah bekerja sungguh-sungguh untuk menyukseskan kegiatan sidang jemaat GKI Betlehem yang ke-30 tahun 2016.

Ketua Panitia Sidang Jemaat GKI Betlehem Wamena ke-30, Taufik Petrus Latuihamallo kepada www.suarapapua.com menjelaskan, kegiatan yang dimulai hari ini bertujuan sebagai kesempatan untuk evaluasi kegiatan pelayanan tahunan.

“Sidang jemaat dilakukan setiap tahun, adalah bagian dari evaluasi kegiatan pelayanan tahunan. Apakah seluruh program yang diputuskan telah dilaksanakan tahun berjalan atau belum. Kalau belum, apa kendalanya, sehingga kita bisa mengetahui permasalahannya,” jelas Taufik.

Lanjut dia, “Kalaupun program tersebut terlaksana dengan baik, maka tahun 2016 perlu ditingkatkan lagi.”

Sub tema “Memperkokoh Rumah GKI bagi Kemuliaan Tuhan,” menurut Taufik, maksud dari sub tema ini adalah bagaimana kita menjadikan GKI ini rumah besar bagi semua orang dan semua denominasi gereja yang ada.

Petrus berharap agar semua pihak mau membangun landasan yang kuat untuk pelayanan pemberitaan firman Tuhan kedepan kepada jemaat-jemaat dan orang-orang dimana saja tanpa memandang denominasi.

“Lebih fokus kalau boleh pelayanan kita kepada jemaat bahkan orang-orang keluar. Artinya, tidak hanya ke dalam sendiri, tetapi mari kita kerja untuk banyak orang,” ujarnya.

 

Editor: Oktovianus Pogau

 

DIUS KOGOYA

Terkini

Populer Minggu Ini:

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.