ArsipSatu Anggota OPM Menyerahkan Diri ke NKRI

Satu Anggota OPM Menyerahkan Diri ke NKRI

Senin 2015-03-09 23:47:30

WAMENA, SUARAPAPUA.com — Pasca pengucapan syukur atas pengukuhan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad AD) sebagai Panglima Perang Wilayah Pegunungan Tengah akhir 2014 lalu, Senin (9/3/2015) seorang pentolan OPM bernama Ilibo Morib menyerahkan diri ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Acara ditandai dengan menyerahkan satu pucuk pistol jenis FN 45, satu magazine dan lima butir peluru. Ilibo Murib adalah anggota OPM kelompok Simon Kogoya, Komando Daerah Papua (Kodap) III Pos Ilaga-Timika, Papua.

Penyerahan diri seorang anggota OPM itu diperantarai oleh Babinsa Koramil Kimbim (Koramil XIII 02/051 Asologoima), Kopda John Mosib.

Ilibo Morib diterima langsung Pangdam XVII Cenderawasih, Mayor Jenderal Fransen G. Siahaan di Kodim 1702 Jayawijaya.

 

Dihadapan Pangdam, Ilibo Morib mengaku sudah sejak tahun 1977 masuk hutan, namun karena melihat kondisi pembangunan Papua yang begitu pesat, maka hari ini bersedia menyerahkan diri kembali ke NKRI.

 

“Tahun 1977 saya masuk OPM, tetapi setelah saya lihat pembangunan baik, sekarang saya kembali gabung ke NKRI dengan menyerahkan satu pistol,” kata Morib saat menyerahkan diri di hadapan Pangdam XVII Cenderawasih yang didampingi Babinsa Kimbim Wamena.

Pada kesempatan itu, Pangdam XVII Cenderawasih, Mayor Jenderal Fransen G. Siahaan menyambut baik penyerahan diri seorang anggota OPM atas nama Ilibo Morib.

 

Pangdam mengatakan, sekarang saatnya membangun negara secara bersama. “Saya datang dengan tujuan Swasembada Pangan di daerah ini untuk membangun ketahanan pangan lokal yang baik. Nah, sekarang kita tinggalkan politik dan bangun bersama ekonomi, karena politik tidak mensejahterakan,” tuturnya.

 

Ia juga mengatakan, pembangunan saat ini sudah terbukti dan sudah saksikan secara bersama manfaatnya. “Jadi, mari kita bersama-sama bangun ekonomi dan tinggalkan politik yang tidak membawa dampak apa-apa,” pesan Pangdam.

Pangdam menyatakan pihaknya terbuka jika ada saudara-saudara dari Ilibo Morib yang mau bergabung lagi, nanti bisa menjadi tentara.

 

“Sekarang kan kita saudara, sehingga saya harap Babinsa bina dia baik-baik,” ujarnya.

Mewakili Kepala Suku, Naligi Kurisi membacakan sejumlah pernyataan sikap. Salah satunya adalah tekad pihaknya untuk tetap bersatu bersama NKRI untuk membangun daerah Papua yang lebih sejahtera.

“Dengan mendorong anak cucu kami menjadi prajurit TNI. Kami juga mendukung Pangdam Cenderawasih sebagai kepala suku perang untuk memelihara dan menjaga keamanan wilayah Pegunungan Tengah,” tandasnya.

Acara pengucapan syukur sendiri dirangkai dengan santap bersama makanan masakan ala Pegunungan Tengah, bakar batu.

Pangdam XVII Cenderawasih sendiri akan melakukan kunjungan di Wamena selama dua hari, termasuk mengunjungi Tiom, ibukota Kabupaten Lanny Jaya.

 

Editor: Mary

ELISA SEKENYAP

Terkini

Populer Minggu Ini:

Koalisi Masyarakat Sipil Tolak Tanda Kehormatan Kepada Jenderal Terduga Penjahat Kemanusiaan

0
Presiden untuk membatalkan rencana pemberian pangkat kehormatan terhadap Prabowo Subianto yang diduga terlibat dalam kasus penculikan dan penghilangan orang secara paksa tahun 1997-1998;

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.