ArsipKOMISI: Masyarakat Intan Jaya Harus Bekerja

KOMISI: Masyarakat Intan Jaya Harus Bekerja

Minggu 2012-07-15 11:03:30

Dalam surat elektroniknya, Misael mengatakan, "Masayarakat Intan Jaya harus bekerja, agar terhindar dari musibah kelaparan karena dari informasi yang diterima KOMISI, pada bulan Maret lalu dikabarkan terjadi kelaparan hebat.

Maisini  mambantah dan mengatakan hal itu tidak benar, sebab setelah anggota KOMISI turun lapangan dan cek kebenaran informasi, ternyata hal itu tidak benar.

Sebab, lanjut dia, kelaparan yang sempat diisukan tersebut disebabkan karena masyarakat tidak mau bekerja dan masyrakat Intan Jaya semakin malas untuk bekerja karena kabupaten Intan Jaya semakin ramai dan seakan-akan kebutuhan pangan ini dilihat dengan mata sebelah.

"Sesuai dengan pengamatan kami di lapangan, masayrakat banyak menghbiskan waktu untuk jalan menonton kegiatan-kegiatan proyek pembangunan yang sedang dikerjakan pemerintah, ketimbang bekerja di kebun  untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari," jelasnya.

"Untuk itu kami minta untuk masyarakat lebih memperhatikan kebutuhan pokok terutama dalam hal pangan sebab dengan demikian bahaya kelaparan dapat terhindar,” jelas mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Jayapura ini.

Dikatakan juga, KOMISI berharap agar pemerintah Kabupaten Intan Jaya dapat membuat Peraturan Daerah agar seluruh masyarakat Intan Jaya bisa biasakan memelihara babi dalam kandang sehingga ditahun-tahun mendatang babi tidak berkeliaran seperti saat ini.

KOMISI juga mengharapkan Pemerintah Intan Jaya, tokoh agama, guru-guru, Kepal desa, tokoh masyarakat, tokoh-tokoh intelektual, mahasiswa, LSM  dan Lembaga Adat untuk memberitahukan kepada masyarakat Intan Jaya dari Anepone-Sanepone sampai Mbulu-Mbuluagar agar masyarakat dapat bekerja, bukan nonton-nonton keramaian kota.

ARNOLD BELAU

Terkini

Populer Minggu Ini:

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.