Terima Mahasiswa Baru, FKM-KD Gelar Seminar Sehari

0
718

PAPUAN, Jayapura — Forum Komunikasi Mahasiswa-mahasiswi Kabupaten Deiyai (FKM-KD) se-Jayapura, menggelar seminar sehari yang diadakan oleh panitia perkenalan mahasiswa baru tahun 2014, bertempat di aula Asrama Tunas Harapan, Padang Bulan, Jayapura, Papua, Rabu (1/10/2014) siang.

Kegiatan seminar sehari tersebut dihadiri oleh puluhan mahasiswa baru dan senioritas dari berbagai perguruan tinggi yang ada di kota studi Jayapura. Serta dihadiri juga pemateri, Elius Pekei yang membawakan materi tentang pengembangan diri.

Elius Pekei mengatakan, pengembangan diri merupkan bentuk perwujudan dan aktualisasi diri, oleh karena itu pengembangan diri yang memerlukan kesadaran dan motivasi yang tinggi untuk berubah.

“Proses untuk mewujudkan diri yang terbaik, sejalan dengan potensi dan kemampuan yang dimilikinya. Setiap orang harus mempunyai tiga keyakinan dasar dalam pengembagan diri, yaitu punya keinginan mau berubah, harus berubah, dan harus dapat berubah.”

Berkaitan dengan pengembangan diri, kata dia, perlu melakukan pengenalan diri sehingga dapat diperoleh informasi yang lebih akurat dan lengkap tentang kelebihan, kekurangan, kebutuhan, dan keunikan dirinya.

“Setiap individu mempunyai kekuatan yang bersumber dari dirinya, namun banyak orang yang merasa tidak mempunyai kemampuan apa-apa, merasa dirinya tidak berguna dan tidak mampu untuk mencapai aktualitas diri,” tuturnya saat menyampaikan materi.

Sementara itu, pemateri kedua tentang “Rahasia Menemukan Jati Diri” yang dibawakan Darius Nawipa, S.Sos mengatakan, jati diri itu sendiri merupakan bagian dari sifat seseorang yang muncul dengan sendirinya mulai dari kecil.

“Ketika seseorang yang telah memahami akan kemampuan dan kekeuatan pada dirinya yang disadari dengan iman dan taqwa kepada Tuhan, maka saat itulah seseorang sudah dapat dikatakan telah menemukan jati dirinya sendiri.”

“Identitas sejati terungkap hanya di dalam Yesus Kristus, Anda akan mengenal jati diri Anda yang sejati itu ketika Anda menyerahkan hidup sepenuhnya kepada Tuhan Yesus,” kata Darius.

“Ketika Anda masih hidup dalam pergaulan yang berlebihan, Anda akan kehilangan jati diri Anda karena firman Tuhan menyatakan hal itu bahwa, jangan kamu sesat, pergaulan yang buruk merusakan kebiasaan yang baik (1 Korintus 15:33),” ungkapnya.

Pemateri berikut, Natan Tebai, menyampaikan soal Etika Mahasiswa. Natan dalam pemaparannya menegaskan agar setiap mahasiswa harus memiliki etika dan sopan santun.

AGUS PABIKA