ArsipBupati Hengky: “Saya Tidak Tinggal Diam Atas Peristiwa Paniai Berdarah”

Bupati Hengky: “Saya Tidak Tinggal Diam Atas Peristiwa Paniai Berdarah”

Rabu 2015-02-18 20:39:45

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Bupati Kabupaten Paniai, Hengky Kayame, berjanji akan mengusut tuntas kasus penembakan atas tewasnya empat warga sipil di Lapangan Karel Gobay Enarotali, 8 Desember 2014.

Hal ini disampaikan Bupati Hengky Kayame, pada acara penyambutan Pastor Andreas Penni, Pr yang akan bertugas di Paroki Salib Suci Madi, seperti yang dikutip website resmi Humas Pemda Paniai, Selasa (17/2/2015).

 

Bupati Paniai menyatakan, penembakan yang terjadi di Lapangan Karel Gobai Enarotali itu merupakan kriminal murni dan pelanggaran terhadap hak hidup orang. (Baca: DAD Paniai: Bantuan Dana Dari Yohana Yembise Bukan Bayar Kepala).

 

Kata Hengky, beberapa waktu lalu dirinya telah berkoordinasi bersama Panglima Komando Daerah XVII/Cenderawasih dan Kepala Kepolisian Daerah Papua untuk mengusut tuntas pelaku penembakan tersebut.

 

“Saya selaku pimpinan daerah ini tidak berdiam diri terhadap kasus tersebut. Kami sedang mengupayakan untuk mengusut tuntas pelanggaran ini. Jadi, jangan bilang kami berdiam untuk kasus ini,” jelasnya. (Baca: Laurenzus Kadepa: Pelaku Penembakan Empat Siswa di Paniai TNI dan Polri).

 

Hal ini disampaikan Bupati Hengki karena banyak pihak menuding dirinya berdiam diri atas kasus tersebut. 

 

Bupati juga meminta kepada warganya, juga termasuk para Pegawai Negeri Sipil (PNS), agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan demi terciptanya kedamaian di wilayah kabupaten Paniai. (Baca: Mahasiswa: “Kami Tra Lupa Janji Jokowi Selesaikan Kasus Paniai Berdarah”).

 

"Kita sama-sama harus menjaga keamanan dan ketertiban daerah, tapi pengusutan kasus Paniai Berdarah harus jalan terus," tegasnya. (Baca: Komnas HAM Sibuk Urus Kisruh KPK-Polri, Kasus Paniai Dilupakan?).

 

Sebelumnya, seperti ditulis media ini, Bupati juga secara langsung pernah menyampaikan insiden Paniai Berdarah itu kepada Presiden Joko Widodo agar negara secara serius mengungkap pelaku penembakan.

 

Baca: #PANIAIBERDARAH

 

Editor: Oktovianus Pogau

 

MIKHA GOBAY

Terkini

Populer Minggu Ini:

Indonesia dan AS Teken Pengalihan Utang untuk Lindungi Ekosistem Terumbu Karang

0
“Dengan menghapus utang dan mengalokasikan dananya kembali ke Indonesia, melalui program pengalihan utang untuk perlindungan alam. Kami melakukan langkah konkret untuk melindungi terumbu karang Indonesia yang sangat berharga dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan,” kata Michael Kleine.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.