BeritaEr Dabi dan Tomy Mano Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gereja GJRP Filadelfia...

Er Dabi dan Tomy Mano Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gereja GJRP Filadelfia Abepura

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Karena gedung gereja makin tua, Er Dabi, Bupati Yalimo dan Tommy Mano, Walikota Jayapura telah meletakkan pembangunan Gereja Jemaat Reformasi Papua (GJRP) Filadelfia yang baru.
Petrus Mabel, keua panitia pembangunan gereja, mengatakan, pembangunan gereja GJRP Filadelfia membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Terutama pada pemimpin di beberapa daerah pegunungan.

“Perlu ada beberapa dukungan dari bupati-bupati dan pemerintah yang ada di beberapa kabupaten. Seperti Yalimo, Yahukimo, Pegunungan Bintang dan Mamberamo Tengah. Mereka harus bantu kami untuk membangun gereja ini,” kata Mabel di Abepura, Jumat (5/5/2016).

Menurutnya, bantuan dari beberapa kabupaten itu dikarenakan jemaat yang ibadah GJR Papua bukan hanya dari Yalimo, tetapi dari Yahukimo, Pegunungan Bintang dan Mamberamo Tengah. Agar pembangunan berjalan baik dan pembangunannya tepat pada waktunya, panitia membutuhkan dukungan berupa finansial maupun doa dari semua pihak.

Baca Juga:  ULMWP: Pembentukan KKR Upaya Menyembunyikan Pelanggaran HAM Papua Dari Perhatian Internasional

“Bupati Yalimo sudah membantu 1 Miliar dan Walikota Jayapura juga sudah membantu 2 ratus juta ditambah dengan semen 1000 sak. Salah satu pengusaha Sali Papua Manoa Wandik telah membantu 3 ratus juta dan semen 1000 sak. Semua dana bahkan alat pembagunan yang kami dapatkan ini, untuk mempercepat pembangunan,” tutur Mabel.

Walaupun sudah ada bantuan finansisal senilai 1,5 Miliar dan semen dua ribu sak, Petrus mengatakan, pihaknya masih membutuhkan bantuan dari beberapa kabupaten lagi.

Baca Juga:  Dukung Kanaky Bebas Dari Prancis, KNPB Gelar Aksi di Jayapura

Sementara itu, Yunius Maling, pendeta jemaat di wilayah Jayapura mengatakan, gereja GJRP di dalamnya ada tiga jemaat. Yakni di bagian Abepura, Jayapura, Sentani, dan Koya Koso.

“Untuk Koya, sudah pernah kami letakkan batu pertama agar bisa bangun gereja di sana. Sebagai pendeta akan melakukan tugas saya, yaitu tetap akan mendoakan,” katanya.

Tommy Mano, walikota Jayapura mengatakan, kalau anggota jemaat sudah berfikir untuk bangun gereja sepert ini berarti mulai ada kedewasaan iman, maka kita akan berdoa dan bekerja.

Baca Juga:  Papuan Voices Bentuk Panitia FFP Ke-VII yang Akan Berlangsung di Wamena

“Pembangunan gereja ini sudah masuk di wilayah saya. Maka saya harus hadir terlebih dahulu dari bupati yang lain, dan saya berharap dalam peresmian juga saya bisa hadir sebagai orang tua,” kata Mano.

Selain itu, bupati Yalimo, Er Dabi mengatakan, dirinya akan membantu sekaligus kawal pembangunan GRJP tersebut sampai selesai.

“Saya akan berusaha sampaikan kepada teman-teman bupati saya yang anggota dan kadernya dari jemaat GJRP untuk harus membantu dalam proses ini agar pembangunan selesai dalam waktu yang sudah direncanakan,” kata Dabi.

 

Editor: Arnold Belau

ARDI BAYAGE

1 KOMENTAR

Terkini

Populer Minggu Ini:

UU Otsus Kembali Digugat, Apakah MK Memihak Pada OAP?

0
“Pasal-pasal ini berpotensi menghilangkan hak konstitusional Orang Asli Papua untuk dapat mengisi jabatan eksekutif dan legislatif di tanah Papua dan menjalankan pemerintahannya sendiri,” tegas Yanto dalam pernyataannya yang terima suarapapua.com (16/7/2024).

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.