KKR BEM Fakultas Teknik Uncen Berjalan Lancar dan Meriah

0
939

JAYAPURA ,SUARAPAPUA.Com— Ibada Kebangunan Kebangkitan Rohani (KKR) yang diselengarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Pondok Kemuliaan (POKEM) Sentani telah berlangsung dengan aman dan meria di halaman kampus fakultas Teknik Unifersitas Cendrawasi (UNCEN) pada selasa 10/05/2015 jam 11,00 guna agar setiap mahasiswa dekat sama Tuhan.

“KKR digelar oleh BEM dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) fakutas teknik Uncen bersama dengan Pokem dari Sentani.  Kami mengucap syukur dan berterimakasih pada Tuhan dan semua pihak karena KKR berlangsung aman dan lancar,”  kata Nelson Wenda, ketua BEM fakultas teknik Uncen.

Menurutnya, manusia sebagai agen perubahan di tanah Papua perlu sadar di dalam dirinya agar Moral, skill bahkan kepintaran yang dimiliki itu bukan dari diri sendiri melainkan dari Tuhan, maka sebagai umatnya harus mengucap syukur kepada-Nya

“Kita mahasiswa Uncen sering  dicap sebagai mahasiswa jago palang. Tetapi kita juga melakukan kegiatan-kegiatan posistif sala satunya (KKR) yang telah kami lakukan pada hari ini, agar hubungan kami dengan Tuhan dan moral dalam pergaulan yang baik,” katanya.

Lanjut dia,  “Intinya kita adakan kegiatan rohani ini untuk melatih anak muda khsusnya mahasiswa agar mentalnya terbentuk dengan takut akan Tuhan dalam kehidupan ke depan,” kata Nelson

Sementara itu, Pdt. Frans Wakerwa  mengatakan, kalau semua anak-anak muda Papua memiliki kepintaran yang luar biasa namun kalau tidak pernah sadar kalau kepintaran yang dimiliki berasal dari  Tuhan maka kepintaran itu cuman sia-sia saja.

“Kalau anak-anak  muda Papua semua sadar bahwa kepintaran yang dimiliki berasal dari Tuhan, maka di tanah Papua yang kaya dengan susu dan madu dan negri yang kaya raya ini, pasti akan terjadi suatu perubahan yang luar biasa, dari satu tanda heran ke tanda heran yang lain, contoh seperti KKR  ini,” katanya.

Kata dia, sebagai pndta di Pondok Kemuliaan (POKEN) di Sentani siap bekerja sama dengan BEM dari kampus lain apabila ada ingin gelar KKR di kampus yang lain juga. Karena selama ini yang terjadi anak anak muda Papua seakan akan kepintaran yang dimiliki didapat dari kemampuannya. Padahal dari Tuhan.

 

Editor: Arnold Belau

ARDI BAYAGE