Legislator: Ada yang Tidak Beres dengan Rekonstruksi Kematian Rojit

0
2273

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Anggota DPR Papua, Laurenzus Kadepa mengatakan, keluarga korban menilai rekonstruksi kematian Rojit penuh rekayasa dan ada yang tidak beres.

“Keluarga korban sudah sampaikan. Dan saya minta Polresta Jayapura jangan memaksakan. Ini tidak beres. Polisi harus dengar dulu keluhan keluarga korban,” kata Kadepa kepada suarapapua.com, Selasa (21/6/2016) di Jayapura.

Baca Juga:  Pemuda Adat Tekankan Cakada Harus Memihak Masyarakat

Menurut Kadepa, supaya semuanya clear, berikan kebebasan bagi saksi yang benar dan keluarga korban.

“Bagaimana masalah ini mau selesai kalau keluarga korban masih keberatan dengan reka ulang yang dilakukan tadi (kemarin),” ujar Kadepa.

Ia menilai, kepolisian telah melakukan pembohongan publik dengan mengatakan pelaku tidak tahu mengendarai mobil.

ads

“Polisi bilang pelaku tidak tahu bawa mobil, itu hanyalah kebohongan polisi. Ini artinya polisi gagal menunjukkan pribadinya sebagai pengayom dan pelindung masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga:  Seruan Selamatkan Hutan Papua Melalui Kampanye “All Eyes on Papua”

Sementara itu, istri almarhum Rojit, Meti Ronsumbre mengaku tidak puas dengan rekonstruksi yang dilakukan Polresta Jayapura. Karena menurutnya, polisi melakukan reka ulang tersebut seperti murni kecelakaan lalu lintas.

“Suami saya dipukul sampe mati. Bukan kecelakaan seperti yang polisi lakukan lewat reka ulang tadi. Saya tidak puas sekali,” tegas Meti.

 

Pewarta: Stevanus Yogi

Baca Juga:  Mahasiswa Papua di Gorontalo Desak Presiden Jokowi Tarik Aparat Militer dari Puncak

Editor: Arnold Belau

Artikel sebelumnyaDAW Meepago Ajak DAM KAMAPI Konsolidasi
Artikel berikutnyaPemkab Jayawijaya Akan Terapkan Celengan Wajib Pajak