Satu Orang Ditembak, Ratusan Orang Papua Ditangkap di Jayapura

5
2226

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Pusat melaporkan, pada tanggal 15 Agustus 2016, polisi telah menembak satu orang Papua atas nama Elmin Kem (27) kena peluru di bagian dada. Ia ditembak di Perumnas I Wana, depan asrama Mimika Waena jam 10:00 siang ini. Sedangkan ratusan lainnya telah ditangkap dan sudah diamankan ke Polrest Jayapura.

Ones Suhuniap, kepada suarapapua.com mengatakan, sejak pagi tadi sekitar pukul 09.30 WIT, 100-an massa KNPB dihadang di jalan SPG, Waena, Jayapura. Lalu kemudian ditangkap dan saat ini sedang diamankan di Polresta Jayapura.

“Mereka sudah ditangkap. Massa aksi yang dipimpin oleh aktivis KNPB, Saugas Goo. Lalu mereka sudah dibawa ke Polresta,” kata Suhun.

Sementara itu, berselang waktu 30 menit dari itu, sekelompok massa yang hendak bergabung dengan KNPB untuk melakukan aksi, kembali dihadang oleh aparat di jalan SPG. Tak terima dihadang, massa tersebut kemudian melakukan pemblokiran jalan melakukan longmarch dari perumnas III menuju ke arah lampu merah Waena.

Massa melakukan aksi pembakaran di beberapa titik di sepanjang jalan utama, yakni jalan SPG. Massa tersebut kemudian membakar di beberapa titik yang berbeda. Dari data yang dikumpulkan media ini, ada sekitar 11 titik yang dibakar massa.

Philipus Robaha, aktivis Solidaritas Nasional Mahasiswa Papua (SONAMAPA) mengatakan, ada 15 orang massa aksi WPNA ditangkap di Taman Imbi. Mereka yang ditangkap adalah Sius Ayemi (32) Korlap aksi, Eduard (28), Andarias Manggaprouw (27), Panus Manggaprouw (25), Boas Seweyei (18) Salmon Mariadu Robaha (17) Yan Rumbruren (27), Abner Rumbruren (18), Yusak Robaha (24), Leonard Wihyawari (21), Patmus Kirihio (20), Adam Yenu (10) Jois Yenu (9), Daud Sroer (18) dan Roni Mambrasar (27).

“Kami melakukan demo damai dan bermartabat. Dari 15 orang yang ditangkap, ada dua anak yang berumur 9 tahun. Kami minta agar polisi bebaskan massa yang ditangkap saat ini,” katanya.

KNPB Pusat, melalui akun resmi media sosial facebook, menulis sekitar pukul 12.00 WIT, aparat kembali menangkap enam orang di asrama Mimika yang terletak di Perumnas I Waena. Selain itu, ada satu orang yang ditembak atas nama Elmin Kem (27).

Ribuan massa rakyat Papua yang hendak menuju ke kantor DPR Papua dihadang oleh aparat gabungan Brimob Polda Papua dan polisi dari Polresta Jayapura memblokade massa tepat di depan Markas Brimob Polda Papua, Kotaraja, Abepura, Jayapura.

Seperti dikutip media ini dari Jubi, selain ratusan yang ditangkap dan satu orang ditembak, sampai saat ini tercatat tiga korban akibat aksi demonstrasi yang berujung pengejaran oleh aparat keamanan. Nope Kiwap, kepalanya sobek terserempet peluru karet. Kemudian Berina Magai yang memar kepalanya. Lalu Bayaem Keroman yang juga mengaku kena pukulan aparat keamanan.

Polda Papua melalui Kabid Humas, Kombes Pol Patrige Renwarin, saat dikonfirmasi suarapapua.com mengaku belum mendapat laporan dari bawahannya di lapangan apakah ada yang menjadi korban kekerasan maupun ada yang dapat tembak.

“Saya tidak mendapat nama korban dan di mana korban (yang ditembak) dirawat. Karena anggota di lapangan melaporkan bahwa tidak ada korban,” katanya.

Pewarta: Arnold Belau