Kadis Kesehatan Papua Letakkan Batu Pertama Pembangunan RSUD Pratama di Dogiyai

0
2285

DOGIYAI, SUARAPAPUA.com— Drg. Aloyisius Giyai, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua  melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pratama tipe D di Ekimani, distrik Kamuu Utara, Dogiyai, Papua pada Senin, (22/08/2016) kemarin.  

Dalam acara peletakka batu pertama itu, Giyai menjelaskan, ,peletakkan batu pertama RSUD di Dogiyai merupakan bagian dari program Gubrnur Provinsi Papua. Kata dia, peletakan batu pertama pembangunan RSUD Pratama di Dogiyai adalah rumah sakit IPD ke tiga dari 29 Kabupaten Kota yang tersebar di Provinsi Papua.

Baca Juga:  Akhiri Polemik Tapal Batas, Pj Gubernur Papua Tengah Diminta Turun Tangan

“Tinggal dua kabupaten yang saya belum letakan batu pertama yaitu, Kabupaten Mambramo Tengah dan Waropen. Sumber dana pembangunan RSUD Kabupaten Dogiyai, ditanggung dari Provinsi Papua,” kata Giyai.

Giyai berharap agar pembanguna rumah sakit dipercepat sehingga dapat diselasikan dalam dua tahun seusuai target dan bisa diresmikan.

“Target pemerintah Provinsi Papua rumah sakit di setiap daerah harus diselesaikan tahun 2018. Tujuan membangun rumah sakit untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada rakyat Kabupaten Dogiyai.Pasien yang sakit biasa di rujuk ke Nabire dan Paniai membuat pasien meninggal dunia di jalan maka, Dogiyai harus membuat rumah sakit sendiri agar segera di tangani,” terangnya.

ads
Baca Juga:  Tambang Emas di Kampung Mogodagi Dipertanyakan

Kata dia, keluhan masyarakat dan harapan masyarakat harus ada rumah sakit, sekarang telah hadir, maka masyarakat dogiyai harus mendukung pembangunan RSUD pratama Dogiyai ini.

Aloysius Giyai juga menghimbau pemerintah daerah, pelayan rumah sakit tingkat dasar sampai RSUD harus mendukung pembangunan rumah sakit karena ini kepentingan rakyat kabuputan Dogiyai.

Pewarta: Agustinus Dogomo

Baca Juga:  Literasi di Papua Sangat Rendah, 30 Persen Anak Belum Bisa Membaca

Editor: Arnold Belau

Artikel sebelumnyaUskup Timika Telah Tahbiskan Dua Putra Mee Jadi Imam
Artikel berikutnyaFPKB : Kami Minta Pangkalan Pendidikan, Bukan Pangkalan Militer