STIKOM Jayapura Targetkan Mewisudakan Mahasiswa Pada Oktober Mendatang

0
1206

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com— Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Muhammadiyah Jayapura, Syukri mengungkapkan, lembaga Stikom Muhammadiyah Jayapura meanrgetkan untuk mewisudakan mahasiswa angkatan ke-12 pada awal Oktober 2016 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Syukri dalam acara pertemuan mahasiswa angkatan ke-12 tahun 2016 bersama pimpinan Stikom Muhammadiya Jayapura. Dalam pertemuan tersebut, ia menyampaikan agar mahasiswa yang telah menyelesaikan skripsi akan diwisudakan pada Oktober.

“Iya. Jadi, di sini kalau ada (mahasiswa) yang belum menyelesaikan proposal maupun skripsi harap diselesaikan cepat dan maju meja (ujian) dalam waktu dekat. Kalau masih lama, maka sekitar 80% mahasiswa yang sudah menyelesaikan ujian, tak akan menunggu (mahaisiswa) yang belum ujian. Kami akan tetap wisudakan semua mahasiswa. Jadi harap dilakukan secepatnya,” kata Syukri di kampus Stikom Muhammadiyah Jayapura, Tanah Hitam, pada Jumat (26/8/2016.

Sykuri juga mengatakan, kampus dan pihak lembaga tidak akan memberikan kesempatan untuk mahasiswa yang belum maju (ujian) skripsi, ia menyarankan agar maju (ujian) pada pekan depan.

“Jadi mahasiswa yang belum maju proposal bisa maju (pekan depan) dan jika ada yang merasa kesulitan dengan dosen pembimbingnya, bisa koordinasi langsung kepada Ketua program studi. Saya pikir bapak Idris Sebagai ketua Prokram studi, beliau selalu ada di kampus dan bagi yang suda penelitian langsung saja mendaftar untuk maju skripsi,” jelasnya.

Sementara itu, Engelber Dimara, salah satu mahasiswa yang suda siap untuk maju (ujian) skripsi, kepada suarapapua.com mengatakan, dirinya sangat kesal kalau wisudanya harus ditundak karena mesti menunggu lagi mahasiswa yang belum maju (ujian) proposal.

“Saya berharap agar teman-teman dapat menyelesikan skripasi dalam waktu dekat. Sehingga kami bisa selesai dari kampus ini dalam waktu dekat sesuai dengan jadual akademik yang sudah ditetapkan,” katanya.

Pewarta: Ardi Bayage
Editor: Arnold Belau