Dubes Vatikan Dipastikan Hadiri Tahbisan Diakon di Keuskupan Timika

2
3612

TIMIKA, SUARAPAPUA.com — Sekretaris Jenderal Keuskupan Timika, Pastor Bernard Kedang, SCJ, mengatakan, prosesi tahbisan calon Imam atau tahbisan Diakonat Keuskupan Timika pada Rabu (12/10/2016) mendatang akan dihadiri oleh Duta Besar Vatikan untuk Indonesia, Monsignor (Mgr) Antonio Guido Filipazzi.

“Dubes Antonio akan tiba (di Timika) besok Selasa (11/10), kemudian pada lusanya, Rabu (12/10) jam 5 sore waktu Timika akan ikut ke gereja Katedral (Tiga Raja Timika) untuk mengikuti tahbisan diakonat,” ungkap Pastor Bernard, sekaligus memaparkan agenda kunjungan internal lingkup Gereja Katolik tersebut.

Baca Juga:  Sekelompok “Bayaran” Adang Massa Aksi APMS

Empat frater yang akan ditahbiskan menjadi Diakon, diantaranya, Frater Selpius Goo, Frater Ibrani Gwijange, Frater Yossy Wakris, dan Frater Yance Yogi.

“Semuanya calon Imam Projo Keuskupan Timika. Sejak Senin (10/10) sampai Selasa (11/10) siang, Dubes Antonio bersama Uskup Keuskupan Timika, Mgr. John Philip Saklil berada di Asmat dalam kepentingan peresmian Museum Budaya Asmat, sekaligus menutup kegiatan pameran dan pesta situs budaya Asmat, yang digelar sejak tahun 1981 oleh mantan Uskup Keuskupan Agats, Alfonse Sowada, OSC,” jelasnya.

Baca Juga:  Menyikapi Industrialisasi di Tanah Papua, GPRP Tegaskan 7 Pernyataan Sikap

Nah, di Timika, kata Bernard, Dubes Antonio selain mengikuti prosesi tahbisan diakonat calon imam projo di lingkup Keuskupan Timika, juga akan mengunjungi sejumlah pelayanan sosial di lingkup gereja Katolik Keuskupan Timika.

ads

“Tidak ada agenda umum dalam pemerintahan atau perusahaan. Tetapi akan mengunjungi Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Timika, sekolah dan asrama Solus Populi Timika, kemudian rapat internal bersama para pastor, suster, petugas pastoral lain dari lima wilayah dekenat di Keuskupan Timika,” ujarnya kepada wartawan.

Baca Juga:  Permintaan Maaf Tidak Bakal Hapus Rasisme di Indonesia

Pewarta: Melani

Editor: Arnold Belau

Print Friendly, PDF & Email
Artikel sebelumnyaAntropologi Papua Kembali ke Rumah
Artikel berikutnyaFoto: Aparat Kolonial Indonesia di Sidang Steven Itlay