Dari Dogiyai Utus 11 Calon Anggota MRP Jilid III

2
1060

DOGIYAI, SUARAPAPUA.com — Seleksi enam besar anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) periode 2016-2021 di tingkat Kabupaten Dogiyai, telah diumumkan Jumat (5/5/2017) berdasarkan seleksi yang digelar di Aula Gereja Kingmi Klasis Kamuu, Digikotu, Moanemani, Dogiyai.

Alfred Anou, ketua Panitia Pengawasan (Panwas) seleksi MRP Kabupaten Dogiyai, mengatakan, nama-nama yang ditempel di Kantor Kesbanpol Kabupaten Dogiyai, Jumat (5/5/2017), itu berdasarkan pemilihan yang dilakukan calon MRP sendiri.

“Dalam pemilihan itu kami tidak lakukan intervensi sama sekali,” ujarnya saat ditemui di Moanemani, Sabtu (6/5/2017).

Calon yang lulus dari unsur adat yakni Yuliten Anou, Gerson Pekei, Andreas Goo, Ananias Pigai, Aprianus Iyai, Lius Samuel Douw. Sedangkan unsur perempuan yakni Maria Kristina Tebai, Apriana Tebai, Yosina Tibakoto, Magdalena Goo, Martha Boga.

Lanjut Anou, “Kami panitia memberikan kesempatan kepada mereka agar mereka memilih enam orang laki-laki dan perempuan melalui musyawarah mufakat atau berdasarkan keputusan bersama.”

Selain pihaknya, kata dia, kepala suku dan siapapun tidak intervensi proses pemilihan tersebut.

Teknis pemilihannya, menurut Anou, kembali kepada semua calon yang menentukan siapa yang hendak dipilih untuk menjadi calon anggota Majalis Rakyat Papua ke tahap berikut. “Kami melakukan itu, karena merekalah yang akan berbicara mengenai, hak-hak orang asli Papua yang ada di Kabupaten Dogiyai,” jelasnya.

“Dalam pemilihan kalau belum memenuhi kesepakatan pun kami tidak intervensi. Kami hanya memberikan arahan untuk mereka dapat memilih sendiri. Selanjutnya, nama-nama yang sudah terpilih akan mengikuti seleksi tahap terakhir di Waghete, Kabupaten Deiyai,” kata Anou.

Diharapkan agar harus ada keterwakilan dari lima kabupaten yakni Nabire, Dogiyai, Deiyai, Paniai, Intan Jaya. Keterwakilannya benar-benar orang yang berasal dari lima kabupaten itu, karena semua kabupaten memiliki masalah yang berbeda.

Sementara itu, Elikus Pigai, ketua panitia seleksi MRP tingkat Kabupaten Dogiyai, mengatakan, sejak dibuka pendaftarannya beberapa hari tercatat 27 orang. “Setelah pemilihan, 11 orang yang terpilih untuk melanjutkan seleksi akhir ke Kabupaten Deiyai,” katanya menjelaskan.

Di tingkat wilayah adat, pihaknya berharap agar tahapannya lancar. “Semoga dilalui dengan lancar tanpa intervensi pihak tertentu. Karena tujuan akhir juga untuk menyuarakan hak-hak dasar orang asli Papua terutama hak-hak masyarakat dari tempat dimana ia diutus,” kata Pigai.

 

Pewarta: Agustinus Dogomo

Editor: Arnold Belau