Sekolah Harus Pungut Biaya Pendaftaran Siswa Baru

420

WAMENA, SUARAPAPUA.com —Sekretaris Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Jayawijaya, Bambang Budihandoyo menyampaikan kepada satuan pendidikan yang ada di Kabupaten Jayawijaya untuk mengelola dana sekolah yang ada dalam memaksimalkan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2017/2018.

“Secara pokok sebetulnya dana dari sekolah apabila dikelola dapat memenuhi untuk pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Mungkin saja ada teman-teman di sekolah kemudian melakukan anak-anak harus membayar – itu mungkin untuk keperluan yang sudah ada kesepakatan dengan orang tua atau pihak terkait yang pada prinsipnya bukan untuk penerimaan siswa baru itu secara khusus tetapi untuk kelengkapannya,” kata Bambang kepada wartawan di ruang kerjanya di Wamena, Senin (3/7/2017).

Untuk sejauh ini, kata Bambang belum ada keluhan dari masyarakat mengenai satuan pendidikan di Jayawijaya yang melakukan pemungutan atau pun tindakan yang merugikan.

Sedangkan jumlah siswa yang akan diterima katanya, tergantung dari kapasitas dan tempat duduk yang ada di satuan pendidikan.

“Kami jugatekankan supaya anak-anak kita yang masuk SMP tidak tahu baca, tulis dan menghitung. Kabupaten kita Jayawijaya adalah kabupaten induknya, jadi pastikan jangan ada masalah seperti tahun-tahun lalu bahwa anak SMP tamat tidak tahu baca tulis. Dan teman-teman kepala SMP berkomitmen melakukan tes atau seleksi sebelum menerima peserta didik baru supaya tidak terjadi yang kami kuatirkan,” katanya.

Sementara seorang guru SMA di KabupatenJayawijaya yang tidak mau namanya dipublikasi mengatakan, persoalan yang dihadapi sekolah berbeda, dimana pemungutan biaya dilakukan guna membiayai honor dan konsumsi panitia penerimaan siswa baru.

“Iya, biaya itu harus dipungut karena untuk biaya honor panitia dan konsumsi, karena biaya-biaya ini kemungkinan tidak ada di sekolah. Kemudian manajemen sekolah tidak atur baik, kemudian biaya dari mana biayai penerimaan siswa baru? Jadi dari pertimbangan dari itu biaya harus dipungut,” pungkasnya. 

 

Pewarta : Elisa Sekenyap

 

SHARE