Dua Korban Penembakan di Oneibo Dirujuk ke RSUD Jayapura

212

JAYAPURA, MAJALAHBEKO/SUARAPAPUA.com — Dua orang korban penembakan di Kampung Oneibo, Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai pada Selasa (1/8/2017) lalu, Delianus Pekei dan Yohanes Pakage dirujuk ke RSUD Jayapura.

Demikian disampaikan dr. Anton Tony Mote, Dokter Spesialis Umum RSUD Jayapura kepada keluarga korban di RSUD Siriwini, Nabire, Kamis (3/8/2017) siang.

“Pasien yang akan diberangkatkan adalah atas nama Delianus Pekei yang kena bagian tulang belakang dan sampai saat ini peluru masih belum dikeluarkan. Kedua, Yohanes Pakage yang kena peluru di bagian lutut. Rujukan tersebut berdasarkan surat rujukan dr. Amos, spesialis bedah RSUD Nabire,” jelas Mote.

Kedua pasien itu, kata dia, akan diberangkatkan ke Jayapura sesuai surat rujukan dari dr. Amos karena tidak mampu untuk menangani kedua pasien ini. Selain itu, alat yang ada di Nabire belum memadai.

Sebelumnya, keluarga korban bersikeras menolak rujukan tersebut. Namun, menyikapi penolakan keluarga korban, dr. Mote mengatakan, keselamatan pasienlah yang utama. Ia akan membicarakan rujukan dimaksud bersama tim medis dengan melihat tenaga medis, obat, dan alat operasi yang ada.

“Saya harus cek fasilitas obat dan SDM-nya RSUD Nabire, apakah sudah lengkap atau tidak. Yang terpenting adalah keselamatan manusia,” ujarnya.

Berdasarkan keputusan bersama tim medis, dr. Mote, dan keluarga korban, kedua korban dirujuk ke RSUD Jayapura, Jumat (4/8/2017) pagi.

“Kedua pasien akan dirujuk di Jayapura. Kita beberapa yang harus berangkat, termasuk saya sendiri,” terang dr. Mote.

Delianus dan Yulianus dirujuk ke Jayapura hari ini pada pukul 09.30 WIT menggunakan pesawat Susi Air bersama empat keluarga korban. Tim medis yang dibentuk juga berangkat hari ini.

Isaias Douw, Bupati Nabire bersama rombongan dan ratusan keluarga korban mengantar dua korban tersebut ke Bandar Udara Nabire, dikawal Kepolisian Resor Nabire. Sementara, dua korban lainnya, Marinus Dogopia dan Penias Pakage masih dirawat di RSUD Siriwini.

Ketua Perwakilan Komnas HAM Papua, Frits Ramandey saat dihubungi suarapapua.com dari Nabire, Kamis (3/8/2017) mengatakan, dirinya sudah datangi RSUD Nabire, tempat empat korban yang ditembak aparat polisi Indonesia di kampung Oneibo, Deiyai.

“Sudah cek. Tiga orang sudah dioperasi, satunya akan dirujuk ke Jayapura, kemungkinan besok (hari ini),” kata Frits.

 

Pewarta: Arnold Belau

SHARE