12 Suku Ramaikan Festival Budaya Yahukimo

0
8734

YAHUKIMO, SUARAPAPUA.com — Sebanyak 12 suku besar yang ada di kabupaten Yahukimo ikut meramaikan festival budaya dalam bentuk eksibisi. Festival digelar pada hari Senin (14/8/2017) di lapangan terbuka, kantor bupati lama, Dekai. Festival ini digelar dalam rangka menyambut hari kemerdekaan RI yang ke-72.

Isak Yembise, ketua panitia dalam sambutannya mengatakan, kegiatan sekarang festival budaya Yahukimo yang berlangsung dalam bentuk eksibisi di bawah sorotan tema “Yang Tersisa Bercerita” dan dengan sub tema, “Melalui festival budaya kabupaten Yahukimo, kita bangkitkan seni dan budaya demi terbentuknya masyarakat yang damai, mandiri dan sejahtera”.

“Kegiatan ini bermaksud agar masyarakat tetap eksis dalam melestarikan cerita budaya di kota ini seperti dalam filosofi mengatakan bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai budayanya,” kata kepala bidang kebudayaan.

Untuk itu, Yembise mengajak masyarakat untuk melestarikan kegiatan dengan baik. Karena kegiatan ini bertujuan untuk menggali, mengangkat dan melestarikan kearifan lokal. Serta memberi inovasi bagi masyarakat lokal agar tetap menjaga dan lestarikan warisan yang telah dititipkan oleh leluhur, dan mengangkat karya-karya seni bagi kepentingan dunia pariwisata.

“Ivent ini terus dilestarikan agar tidak terpengaruh dengan budaya luar yang sedang masuk hilangkan budaya asli kita, supaya terjalin budaya antar suku untuk bersatu membangun kabupaten Yahukimo,” kata Yembise.

Bupati Yahukimo, usai membuka kegiatan tersebut mengatakan, untuk pesta budaya adat yang diselenggarakan oleh dinas pariwisata yang terdiri dari 12 suku yang akan ditampilkan di sini untuk menyambut 17 Agustus atau hari kemerdekaan RI.

“Dalam acara ini ada 12 suku yang akan menampilkan seni dan budaya masing-masing. Mungkin berapa saja atau semua, saya tidak tahu. Ini bagian dari HUT kemerdekaan RI. Jadi, tahun ini kita hanya mulai awal, nanti berikutnya baru kita akan bikin yang baik,” kata Abock Busup.

Abock mengatakan, festival kali ini adalah langkah awal dalam hal pertunjukan seniman-seniman yang ada. Nanti berikutnya akan bikin festival budaya yang lebih meriah.

Bupati yakin bahwa banyak yang bisa kita lakukan untuk menarik perhatian wisatawan asing termasuk wisatawan dalam negeri.

“Kita sudah punya bandara. Sedikit lagi akan tambah 250 meter. Orang-orang termasuk wisatawan dari mana saja akan masuk ke Yahukimo. Kita punya budaya yang unik seperti suku Korowai yang rumahnya di atas pohon, akan kita lestarikan bersama dinas pariwisata,” bebernya.

Selain itu, Niko Bayage, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Yahukimo, mengatakan, pihaknya baru pertama kali selenggarakan kegiatan ini.

“Kami di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru ini kegiatan perdana. Nanti berikut akan bikin festival dan pesta budaya yang lebih bagus, lebih meriah, dengan melibatkan semua masyarakat adat di Yahukimo,” tuturnya usai kegiatan.

Jika usulan programnya diakomodir saat pembahasan anggaran daerah, rencana tahun depan akan undang peserta dari kabupaten tetangga.

 

Pewarta: Ardi Bayage 

Editor: Arnold Belau

Print Friendly, PDF & Email