BI Perwakilan Provinsi Papua ke Yahukimo Bawa Uang Baru

456

YAHUKIMO, SUARAPAPUA.com — Bank Indonesia perwakilan provinsi Papua untuk kedua kalinya hadir di kabupaten Yahukimo. Hari Rabu (23/8/2017), tim membawa uang baru bernilai 1000 rupiah hingga 100.000 rupiah untuk ditukar dengan uang lama, termasuk uang yang sudah lusuh atau rusak.

Sulaiman Sandiah, asisten manager unit pengelolaan uang rupiah pada kantor perwakilan Bank Indonesia provinsi Papua, mengemukakan hal itu kepada wartawan di Dekai.

“Ini yang kedua kali kami hadir di kabupaten Yahukimo. Kali ini kami bawa uang baru supaya uang lama bisa ditukar,” kata Sulaiman.

Ia menjelaskan, setelah presiden Jokowi mengesahkan uang rupiah yang baru, pihak Bank Indonesia perwakilan Papua hadir di semua kabupaten dan kota di provinsi Papua. “Seperti sekarang ini kita ke Dekai yang kedua kali,” imbuhnya.

Di Dekai meskipun tidak ada Bank Indonesia, dilakukan dengan Bank Papua. “Kami bekerja sama dengan Bank Papua untuk melakukan pelayanan kepada masyarakat Yahukimo. Setelah ini kita akan melakukan pertukaran di Bank Papua,” katanya.

Lanjut Sulaiman, “Kami datang ke sini satu tim. Sebelumnya juga tim kami sudah keliling, hampir semua semua kabupaten di provinsi Papua. Memang dengan pemerintah belum ada kerja sama, kami melalui bank Papua.”

Dengan pemerintah ada rencana untuk hadirkan uang baru mulai 1000 rupiah sampai dengan 100.000 rupiah. Hanya saja, kata dia, hingga kini belum. “Kami tim jalankan sesuai dengan agenda yang dijadwalkan oleh BI Pusat,” jelasnya.

Ismail, salah satu pedagang di Dekai mengaku menukar uang baru untuk melayani pembeli di kiosnya.

“Banyak orang biasa beli pakai uang besar, macam seratus lima puluh, jadi kadang kami kewalahan untuk kasih kembali uang kecil. Makanya saya datang tukar,” kata pemilik kios Reski yang sudah 4 tahun berjualan ini.

Menurutnya, kesulitan tersebut sangat dirasakan setiap hari, apalagi pada musim aparat kampung terima uang desa. “Saya selalu kewalahan dengan uang kecil. Jadi, Bank BI hadir sekarang ini sudah memudahkan kami,” ujarnya.

Melihat ada orang banyak di sekitar bank, ia langsung kembali ke kiosnya ambil satu juta rupiah dan ditukar dengan uang yang baru. “Sudah saya tukar, ada 5000 sampai 100.000 rupiah,” imbuh Ismail.

Pewarta: Ardi Bayage
Editor: Arnold Belau

SHARE