SPMPP Bangun Tenda untuk Mama-Mama Pasar di  Mabilabol

0
3259

OKSIBIL, SUARAPAPUA.com—  Belasan Pemuda Oksibil yang bergabung dalam Solidaritas Peduli Mama Pasar Pribumi (SPMPP) melakukan aksi pemasangan tenda dadurat untuk  mama-mama asli pegunungan Bintang agar dapat menjual hasil bumi di Pasar Mabilabol, Oksibil, Sabtu  (9/9/2017) lalu.

Aksi pemasangan tenda itu dilakukan setelah melihat beberapa bulan terakhir ini mama mama yang datang dari kampung-kampung yang jauh dari Ibukota kabupaten menjual di jalan raya.

“Di pasar Mabilabol sudah dikuasai pedagang lokal dan pendatang. Kami prihatin dengan mama-mama yang datang dari kampung-kampung yang jauh tetapi selalu jualan di jalan raya. Mereka (mama-mama) ini harus disediakan ruang yang sama seperti mereka yang ada jual di dalam pasar,” jelas Koordinator SPMPP Agus Ningmabin kepada suarapapua.com.

Baca Juga:  127 Orang di Kapela Yogonima Buta Huruf, Gereja Diminta Prioritaskan Pembangunan SDM

Dikatakan, pasar Mabilabol tidak luas sehingga tidak bisa tampung lagi penjual yang datang dari kampung-kampung lain.

“Mereka mau jualan di dalam pasar, tapi penuh sehingga mama-mama memilih untuk jualan di jalan raya depan pasar Mabilabol,” kata Ningmabin.

ads

Ia mengaku, dirinya dan para pemuda di Mabilabol prihatin dengan melihat kondisi seprti itu. Apalagi, katanya, mama-mama jualan untuk kebutuhan keluarga dan untuk biayai sekolah anak.

“Maka kami bikin tenda-tenda supaya mama-mama bias jualan di tempat itu,” katanya.

Mama Yulita Alwolmabin kepada suarapapua.com mengatakan dirinya dan mama-mama dari kampung biasa datang untuk berjualan sejak pagi, tetapi karena terkendala di kendaraan pengakut ke pasar sehingga selalu tiba di pasar terlambat.

Baca Juga:  Tokoh Bangsa Minta Hentikan Siklus Kekerasan di Tanah Papua

“Saat kami tiba, meja-meja jualan di pasar sudah penuh jadi biasa kami jual di jalan,” ungkapnya.

Bahkana, kata mama Alwolmabin, mama-mama yang  jual beli di pasar tidak ingin mama-mama dari kampug jualan.

“Mereka mau kami datang hanya drop saja baru pulang. Tapi kami tidak mau, karen akami juga mau jualan,” ujarnya.

Mama Fredrika Ningmabin, koordinator Pasar Mabilabol mengatakan ia senang dan mendukung apa yang sedang dilakukan para pemuda bangun tenda untuk mama-mama.

“Saya senang dan mendukung upaya pemuda  bangun tenda darurat untuk mama mama orang asli Pegunungan Bintang jual hasil bumi di atas para para,” katanya.

Baca Juga:  Pilot Philip Mehrtens Akan Dibebaskan TPNPB Setelah Disandera Setahun

Ia meminta kepada pemerintah daerah untuk memperluas pasar Mabilabol, Oksibil. Karena sudah tidak cukup untuk tampung semua mama-mama yang mau berjualan.

“Selama ini mereka datang dan jualan di jalan raya. Saya harap pemerintah daerah segera bangun pasar Sentral untuk bisa menampung para pedagang lokal maupun pendatang,” harap Fredrika.

Pasar Mabilabol yang dibangun pemerintah distrik Oksibil ini merupakan satu satunya pasar yang ada di Ibukota kabupaten Pegunungan Bintang. Pemerintah sudah bangun pasar  Sentral di Distrik Kalomdol tetapi belum difungsikan.

 Pewarta: Fransiskus Kasipmabin  

Editor: Arnold Belau

Artikel sebelumnyaGalang Dana untuk Bangun Gereja, Jemaat GIDI Elelion Barapen Buah Merah
Artikel berikutnyaNicolaas Jouwe Meninggal Dunia