Bupati Nabire Resmikan Gapura dan Pos Apung Pusat Wisata Hiu Paus Nabire

126

NABIRE, SUARAPAPUA.com— Bupati Nabire, Provinsi Papua, Isaias Douw, S.Sos., MAP meresmikan Gapura dan Pos Apung wisata Hiu Paus di kampung Akudiomi, Distrik Yaur, Kabupaten Nabire yang berada kawasan Taman Nasional Teluk Cenderasih (TNTC), Rabu (15/11/16).

Peresmian dihadiri Kepala Balai Besar TNTC, Ir. Ben Gurian Saroy, M.Si dan diikuti sejumkah Kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nabire serta kepala suku dan tokoh masyarakat setempat.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Balai Besar TNTC yang selama ini terus berupaya mengembangkan, menjaga memberdayakan masyarakat di areal salah satu taman nasional terbesar Indonesia, khususnya yang masuk di wilayah Kabupaten Nabire,” kata Isaias dalam sambutannya.

“Salah satu bentuk perhatiannya, saat ini kita meresmikan gapura dan pos apung wisata hiu paus di Kampung Akudiomi,” kata dia.

Bupati Isaias menyampaikan, terkait pengembangan pusat hiu paus ini, pihaknya terus melakukan sejumlah upaya, antara lain Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati untuk pengelolaan hiu paus sudah siap tinggal disahkan.

Pihaknya juga telah memerintahkan dinas terkait agar konsentrasi berdayakan masyarakatnya dan lengkapi fasilitas serta tingkatkan promosi. Selain itu, hiu paus sebagai kekayaan alam kabupaten Nabire, gambarnya telah diabadikan dalam salah satu dari 23 batik Papua khas Nabire yang telah diluncurkan belum lama ini..

“Tahun 2018, kita konsentrasi bangun infrastruktur pendukung jalan dan fasilitas lain. Saya sudah perintahkan kepala dinas Pariwisata. Hiu Paus ini kekayaan kita. Dia unik karena hiu paus Nabire selalu ada sepanjang musim dan sangat jinak, bisa dipeluk-peluk serta laut kita masih alami dan aman untuk penelam,” kata Isaias.

“Sekali lagi, ini kekayaan Nabire. Selama ini orang lain bawa turis tanpa diketahui pemerintah dan masyarakat setempat. Padahal ini kekayaan alam kita dan harus ada manfaatnya. Kami segera bangun pos-pos pengawasan di laut maupun darat pada tahun 2018 agar semua turis yang masuk melalui satu pintu” kata Isaias.

Disampaikan Bupati Isaias, uniknya, hiu paus Nabire ini muncul di sekitar bagan yang ada di sekitar Tanjung Kwatisore. Ketika muncul, mereka sering bergerombol hingga enam ekor, tujuh ekor dan berfariasi.

Diketahui, untuk menuju tempat munculnya ikan-ikan raksasa ini, setelah tiba di Nabire, mengontak Dinas Pariwisata dan kita bisa menyewa kapal-kapal nelayan yang ada di sekitar Pantai Nabire atau mobil darat kira 2 jam perjalanan.

REDAKSI

SHARE