Dinsos Papua Gelar Kegiatan Rehabilitas Bagi 50 Penyandang Cacat di Dekai

84

DEKAI, SUARAPAPUA.com — Dinas Sosial Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Papua bekerjasama dengan Dinas Sosial Kabupaten Yahukimo menggelar kegiatan rehabilitasi terhadap lima puluh penyandang cacat di Dekai, Kamis (30/11/2017).

Elsa Elisabeth Infandi, pemateri dari Dinsos Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Papua mengatakan, materi-materi ini penting terutama bagi penyandang cacat agar hidup sesuai dengan rekomendasi medis.

“Materi rehabilitas ini memberikan gambaran terhadap orang yang mengalami penyakit penyandang cacat, agar bisah hidup baik,” kata Elsa Infandi.

Menurutnya, Undang-undang Nomor 4 Tahun 1997 tentang penyandang cacat lebih sebagai objek dan bersifat hanya belas kasihan, maka lahirlah UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang penyandang distabilitas sebagai subjek yang diakui keberadaannya yaitu manusia yang bermartabat dan memiliki hak yang sama dengan warga negara lainnya.

Oleh sebab itu katanya, kegiatan ini dilakukan guna memberitahukan tentang hal-hal yang penting untuk penyandang cacat diperhatikan.

Baca Juga:

Selain itu katanya, ada beberapa pokok tentang hak-hak penyandang cacat, yaitu (a) rehabilitas yang diarahkan untuk memfungsikan dan mengembangkan kemampuan fisik, mental dan sosial penyandang cacat agar dapat melaksanakan fungsi sosial secara wajar sesuai dengan bakat, kemampuan, pendidikan dan pengalaman.

(b) Bantuan Sosial untuk membantu penyandang cacat agar dapat berusaha meningkatkan taraf kesejahteraan sosialnya. (c) Pemeliharaan taraf kesejahteraan sosial diarahkan pada pemberian perlindungan dan pelayanan penyandang cacat dapat memelihara taraf hidup yang wajar

Hal ini katanya, lebih pada penyandang cacat supaya mereka jangan minder dengan manusia normal lainnya, tetapi mereka tetap bersemangat dengan menjalani hari-hari hidup dan bisa bersaing dengan bakat dan kemampuan yang dimiliki.

“Jadi ini juga bentuk Implementasi visi dan misi gubernur dan wakil gubernur Papua. Papua bangkit Mandiri dan sejahterah, maka kami OPD terkait selain memberikan sosialisasi kami juga mendata nama-nama penyandang cacat agar 2018 bisa disalurkan sesuai kecacatan, seperti kami lakukan di kabupaten lain,”

Sementara itu, Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Yahukimo Mayus Sub mengapresiasi pihak provinsi yang datang ke Dekai dan memberikan informasi tentang penyandang cacat.

“Terima kasih untuk materi, karena kami bisa dapat ilmu untuk bagaimana bisa berkembang dengan manusia normal dengan hak yang sama. Satu hal yang penting adalah adanya semangat hidup yang membuat kami bisa hidup dan bekerja,” kata Mayus.

Ia lalu memberi apresiasi kepada Bupati Kabupaten Yahukimo, Abock Busup yang mana memberi perhatian kepada penyandang cacat di Yahukimo dengan membentuk organisasi PPDI.

Pewarta: Ardi Bayage
Editor: Elisa Sekenyap

SHARE