Soal Pasar Mama-Mama, Pemkot Diminta Komitmen dengan Janjinya

132

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com— Belum adanya kejelasan beroperasinya pasar mama – mama papua yang baru, maka Solodaritas Pedagang Asli Papua (SOLPAP) meminta pemerintah Kota Jayapura, harus komitmen dengan janjinya.

Sekertaris Solidaritaa Pedagang Asli Papua Natan Tebai mengatakan, Jokowi datang untuk meresmikan pasar mama-mama Papua, tetapi dibatalkan dan melimpahkan kepada provinsi untuk diresmikan sambil menunggu pelantikan Wali Kota Jayapura, namun sampai sekarang Wali Kota suda menjabat belum ada tanda-tanda untuk peresmian.

“Mama -mama sudah ketemu wali kota, tetapi wali kota menyampaikan harus menunggu surat hibah dari kementerian BUMN ke wali kota,” kata Natan saat ditemui wartwan di Kantor Dewan Adat Tanah Hitam, Sabtu, (02/11).

Ia menegaskan hingga sekarang kesiapan dari mama-mama papua untuk menempati pasar yang merupakan hak mereka sudah sangat siap.

“Mama-mama sudah siap untuk tempat dan menjual dan menggunakan pasar sebagai milik dari perjuangan mereka sendiri, namun masih tertahan,” katanya.

“Mama – mama mendesak dan meminta bawah pasar itu kalau bisa dioperasikan dalam tahun ini. Ini merupakan janji wali kota, namun harapan-harapan itu tidak diakomodir oleh wali kota sampai dengan akhir bulan tahun ini,” sambungnya.

Baca Juga:

Ia menilai pemkot dan khusnya instansi terkait seakan belum memiliki spirit dalam mengatasi masalah tersebut karena belum ada kepastian bagi mama – mama menempati pasar mereka hingga sekarang.

“Pemerintah belum semangat kerja untuk mewujudkan keinginan dari mama-mama itu sendiri, terutama masalah administrasi yang belum dihibahkan dari kementeian ke pemerintah kota,” tegas Natan

Menurutnya pemerintah dan BUMN harus duduk bersama dan membicarakan terkait pasar mama- mama papua kedepan karena selama ini belum dilakukan pertemuan.

“Pasar mama – mama seperti apa, bagaimama perkembangan pasar ini mereka belum bicara, atau mungkin pemkot bingung dengan masalah ini?” ungkap Natan

Ia menambahkan selaku solpak pihaknya siap jika pemerintah menghubungi untuk kesiapan peresmian.

“Kami sudah punya konsep dan konsep ini kami bisa tawarkan ke pemda untuk kita sama – sama sukseskan peresmian itu sendiri,” katanya.

Sementara itu, ketua Pasar mama-mama Papua, Yuliana Pigai menyayangkan janji wali kota untuk mengoperasikan pasar tersebut namun tidak diwujudkan.

“Belum dihubungi dan waktu itu kita suda bicara dan wali kota bilang suda ada persetujuan dengan menteri atau siapa ka itu, kami tidak tau,?” Sesalnya.

Ia berharap pemerintah dengan solpap. harus duduk bersama untuk membicarakan pasar tersebut.

“Karena pasar suda dibangun, jadi harus kita pinda to! kami minta yang terbaik bagaimana supayah mama – mama jualan kita suda tunggu lama ini,” pungkasnya.

Pewarta: Arnold Belau

SHARE