IPMADO Malang Tagih Janji Pemda Dogiyai Bangun Asrama

0
1173

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Mahasiswa Dogiyai di kota studi Malang, Jawa Timur, mempertanyakan janji pemerintah daerah akan membangun asrama permanen untuk mahasiswa asal Dogiyai di kota Apel.

Pengurus bersama anggota Ikatan  Pelajar dan Mahasiswa Dogiyai (IPMADO) kota studi Malang, sudah bosan menanti janji sejak setahun silam.

“Sudah satu tahun, kapan asrama mahasiswa Dogiyai di Malang akan dibangun? Hingga saat ini kami tidak mendapat kejelasan tentang rencana itu,” kata pengurus IPMADO Kota Malang, Aten Goo, Selasa (23/1/2018).

Karena ketidakjelasan itu, ujar dia, pengurus IPMADO akan segera menagih janji Pemkab Dogiyai. Janji itu menurutnya, disampaikan oleh kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Dogiyai pada Agustus 2017 lalu.

- Iklan -

“Kami akan tagih janji pemerintah daerah melalui kepala Dinas Pendidikan yang sempat dilontarkan di hadapan mahasiswa Dogiyai kota studi Malang pada sekitar bulan Agustus 2017. Ketika itu, Pemda berjanji akan bangun asrama bagi mahasiswa Dogiyai di Jakarta dan Malang. Nah, sekarang, kami ingin tanya, kapan kira-kira pembangunan asrama itu mulai dibangun di Malang,” ungkapnya.

Lanjut Goo, hingga kini para mahasiswa di sana belum mendapat informasi terkait rencana pembangunan asrama tersebut. “Sudah beberapa kali saya hubungi kepala dinas melalui telepon seluler, tetapi tidak pernah diangkat. Kirim SMS pun tidak dibalas,” ujarnya.

Ia akui bahwa bangunan yang akan dibeli Pemkab Dogiyai sudah negosiasi dengan pemilik. Si pemilik rumah minta Rp4 Miliar.

“Pada waktu itu kepala dinas bersama rombongannya sempat kunjungi rumah yang akan dibeli oleh Pemkab sebagai asrama permanen bagi mahasiswa di Malang. Rumah sudah ada sesuai permintaan Pemda, tetapi sampai saat ini pemerintah belum beli. Informasinya saja belum ada hingga kini,” kata Goo.

Karena belum ada respon, ia menegaskan, bersama anggotanya akan turun aksi di Dogiyai. “Kami akan demo Pemda.”

Mahasiswa senior di Malang, Didimus Goo berpendapat, rencana pengadaan asrama itu sangat bagus karena nantinya bisa meringankan beban besar selama ini.

“Di Malang ada puluhan mahasiswa asal Dogiyai  yang sedang menuntut ilmu di berbagai kampus. Biaya studi dan biaya hidup sehari-hari makin meningkat. Rencana Pemda mau bangun asrama itu sudah mantap, karena akan mengurangi beban mahasiswa untuk biaya tempat tinggal,” tuturnya.

Hanya saja, ia juga kesal dengan sikap pemerintah daerah. “Ya, pada prinsipnya, kami akan tagih janji pada tahun lalu,” tegas Didimus.

REDAKSI

Print Friendly, PDF & Email