BeritaHeadline60 Orang Keracunan Makanan di Lanny Jaya

60 Orang Keracunan Makanan di Lanny Jaya

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com—Sebanyak 60 orang telah mengalami keracunan makanan pada Rabu (25/04/2018) dan para korban yang mengalami keracunan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Tiom, Lanny Jaya, papua. 

Puluhan orang harus menjalani perawatan di RS Tiom karena keracuna makanan akibat makan kue kotak yang disiapkan pada saat kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat eselon II dan III serta Kepala Puskesmas dan Pustu kabupaten Lanny Jaya. Akibatnya puluhan ASN dan Masyarakat keracunan.

Dari informasi yang dihimpun, dalam pelantikan tersebut hadir juga bupati Lanny Jaya, Wakapolres Lanny Jaya dan Pabung Kodim 1702 Jayawijaya serta para pejabat dilingkungan Pemerintah Lanny Jaya.

Sekertaris Palang Merah Indonesia (PMI) Lanny Jaya, Tarwi Kiwo yang juga menjadi korban keracunan makanan saat dirawat di RS Tiom kepada wartawan saat dihubungi menjelaskan , ratusan orang yang keracunan Kue sudah berada di Rumah Sakit Lanny Jaya untuk ditangani oleh petugas dan dokter yang bertugas.

Kegiatan pelantikan dimulai pada pukul 10.00 WIT dan kue kotak yang jadi penyebab keracunan dibagikan pada pukul 11.00 siang kepada semua orang yang hadir di acara pelantikan tersebut.

Ia mengaku, pada saat makan kue ia tidak merasakan apa pun. Tetapi ia mulai merasa perut kembung, mual dan muntah pada pukul 13.00 WIT.

Baca Juga:  Pj Bupati Lanny Jaya Sidak di RSUD Tiom, Begini Hasilnya

“Jam satu saya mulai rasa kembung dan mula terus pusing. Saya sampai muntah delapan kali. Setelah itu saya ke rumah sakit. Saya muntah-muntah dari jam  1 sampai jam 4 sore. Karena muntah tak kunjung berhenti, saya dan keluarga ke rumah sakit untuk meminta pertolongan” ungkapnya menjelaskan.

Ia mengungkapkan, kue yang dalam kotak berjumlah dua kue dan 1 air Pikeyro. Jenis kue itu ada bungkusan plastik dan kuenya berwarna hijau.

Menurut Kiwo, korban yang paling banyak dan sudah masuk ke Rumah sakit adalah ASN dan Satpol PP serta masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut. Dari pengamatannya, pasien akibat keracunan sudah mencapai ratusan orang dan terus bertambah.

Saat ini, ia mengaku telah mendapatkan pertolongan dokter dan sedang diinfus. Kondisinya ia mengaku sudah bisa duduk dan makan.

Kiwo menjelaskan, data kasus sementara korban keracunan makanan berjumlah 60 orang, diantaranya kebanyakan ASN, Pejabat, Satpol PP dan masyarakat yang hadir di tempat pelantikan.

“Korban 10 orang sudah pulang. 50 orang masih dirawat di rumah sakit,” ungkapnya.

Dari informasi yang dikumpulkan, semua pasien sudah mendapatkan pertolongan di Rumas Sakit Lanny Jaya.

Bupati Lanny Jaya, Befa Yigibalom saat dikonfirmasi suarapapua.com tadi malam membenarkan adanya keracunan makanan di Lanny Jaya.

Baca Juga:  Penjabat Bupati Lanny Jaya Tertibkan Satpol PP Aktif Kerja

“Ya (keracunan terjadi) sesudah pelantikan (pejabat eseleon II dan III),” ungkapnya kepada suarapapua.com.

Menurut bupati Befa, korban yang keracunan makanan berjumlah 50-60 orang, kondisi para korban sudah membaik setelah ditangani pihak rumah sakit.

“Betul semua sudah membaik kebanyakan (korban) sudah pulang. Ada yang masih dirawat nginap di RS Tiom. Kurang lebih jumlah 50 atau 60 orang dan baru saja saya pantau,” ungkap bupati Befa.

Menurut orang nomor satu di Lanny Jaya ini, semua korban orang dewasa dan tidak ada anak di bawah umur.

“Semua orang dewasa tidak ada anak yang keracunan. Yang keracunan termasuk para pejabat, Wakapolres, Pabum, Anggota DPRD 1 orang, beberapa PNS, ajudan bupati, Satpol PP dan sebagainya,” terang Befa.

Ia mengatakan puluhan orang tersebut keracunan setelah makan beberapa jenis kue. Sampel kue yang menyebabkan keracunan akan dibawa ke Jayapura untuk diperiksa di laboratorium.

“Beberapa jenis kue yang dikomsumsi para korban sebelum keracunan makanan. Penyebab keracunan (kue kotak) besok (hari ini) akan diperiksa di propinsi,” jelas bupati Befa.

Kapolres Lanny Jaya, AKBP Tonny Ananda saat dikonfirmasi kepada media ini mengatakan pada Rabu (25/04/2018) pada pukul 14.00 WIT beberapa warga datang ke RSUD Tiom Kab. Lanny Jaya dengan Gejala Muntah-muntah serta Buang air besar (diare).

Baca Juga:  Satu Orang Tertembak dan Sejumlah Kios Terbakar Dalam Kontak Tembak di Paniai

Menurut Kapolres, dari laporan yang ia terima, dugaan sementara adalah karena keracunan makanan berupa snack yang diberikan saat acara pelantikan Beberapa Pejabat daerah Kabupaten Lanny jaya yang dilaksanakan pada pukul 09.00 WIT.

“Total Masyarakat yang datang di RS berjumlah 36 Warga, 3 warga di antaranya sudah di pulangkan. 33 warga masih di rawat di RSUD Tiom. Diantara 36 korban adalah Wakapolres Lanny Jaya Kompol Arung Ranteupa, Kepala distrik Tiom Edison Yigibalom,” ungkapnya.

Kata dia, tindakan yang diambil adalah pertama, mengumpulkan sampel dari semua makanan yang di hidangkan di acara pelantikan pejabat pemda Lanny jaya dan segera di periksa di Laboratorium Provinsi Papua. Dan kedua, mengambil keterangan dari para saksi korban.

Hingga berita ini disiarkan, belum ada data akurat. Warga yang jadi korban mengatakan ada 60 orang. Bupati mengatakan ada 50-60 orang. Sedangkan pihak kepolisian menyatakan ada 36 orang yang menjadi korban.

Semua korban yang mengalami keracunan telah mendapat perawatan medis di RS Tiom. Ada beberapa diantaranya sudah dipulangkan dari rumah sakit.

 

 

Pewarta: Arnold Belau

 

Terkini

Populer Minggu Ini:

Sinode GKI Gelar Semiloka Gereja Dalam Keragaman dan Keharmonisan Antar Denominasi...

0
“Itu yang menjadi hakekat gereja. Pergi jadikan bangsa muridku, baptis dan ajarlah mereka. Itu amanat agung Yesus Kristus sebelum Dia naik ke Surga dan itulah hakikat gereja. Penginjilan adalah roh dari gereja ini, karena hakekat kita adalah memberitakan injil. Jadi misi kita bersama sebagai gereja di dalam dunia ini.”

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.