Kapolres Yahukimo akan Dampingi Proses Penyelesaian Masalah Dua Suku Yang Bentrok

0
3186

YAHUKIMO, SUARAPAPUA.com — Kapolres Yahukimo AKBP Angling Guntoro dalam situasi pengaman suara Pemilihan Gubernur yang masuk dari beberapa Distrik di kabupaten Yahukimo menyampaikan, bentrok yang terjadi belum lama ini untuk penyelesaiannya dari  kepolisian akan damping hingga proses penyelesaian selesai.

“Jadi kami dari pihak kepolisian. Akan kawal proses penyelesaian masalah yang terjadi di Dekai hingga selesai, namun sekarang kami tunggu dari korban kedua belah pihak,” kantanya, pada Kamis (28/06/2018) di Yahukimo, Papua.

Menurutnya, dari suku Meck dalam posisi duka begitu pun dari suku Hubla,  maka pihaknya akan menunggu sampai ada laporan entah mau diselesaikan oleh polisi atau secara adat. Intinya pihak kepolisian akan dampingi kalau penyelesaian secara adat. Kalo mau secara hukum kepolisian siap, karena data kronologis awal sudah ada.

Baca Juga:  Situasi Paniai Sejak Jasad Danramil Agadide Ditemukan

“Kami punya data awal tentang masalah sudah ada, hanya saja kami harus tunggu keputusan dari korban kedua belah pihak kapan diselesaikannya,” terangnya.

Dalam kejadian itu, ada 4 orang yang meninggal 1 dari Hubla distrik Werima atas nama Yonas Husage dan tiga dari suku Meck atas nama Yeskiel Bumse, Iskariot Sam dan Dasub Kumnanget, dan ada beberapa rumah yang ikut dibakar oleh masyarakat daru suku Hubla.

ads
Baca Juga:  Aksi Penghijauan di Grasberg Dalam Rangka Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2024

“Kami berusaha untuk mengamankan hanya saja personil kami semua di Distrik. Untuk menyelenggarakan Pemilihan umum 2018  namun dengan personil kami yang ada bersama bantuan TNI dan Polri bersama masyarakat kepala suku sudah amankan kan semua, jadi sampai sekarang situasi suda kondustif,” kata Angiling.

Sementara itu Kapolda Papua Boy Rafli Amar dalam pertemuan singkatan bersama kapolres dan Bupati serta Kepala suku menyampaikan, dalam situasi pemilihan ini pihaknya mau agar tidak terprovokasi antara satu sama yang lain, harus aman dan menyelenggarakan pemilihan dengan baik dan secara demokrasi

Baca Juga:  KWI dan PMKRI Tolak Tawaran Presiden Jokowi Kelola Tambang

“Saya pesan untuk keamanan yang ada di sini  untuk menciptakan situasi  aman dalam situasi pemilihan ini,” pesan Kapolda.

Di tempat yang sama dalam pertemuan itu, Bupati Yahukimo, Abock Busup katakan, Semua korban harta dan benda pemerintah akan tanggung, hanya nyawa itu pemerintah tidak bisa ganti sehingga kedua belah pihak harus cari solusi.

“Mulai dari proses pemakan sampai ganti rugi pemda akan mendata dan tangani secara serius, yang kami inginkan adalah berdamai, terima kasih,” katanya.

Pewarta: Ardi Bayage

Editor    : Arnold Belau

Artikel sebelumnyaIPMAPUJA Gelar Turnamen Bola Kaki di Yogyakarta
Artikel berikutnyaFoto: Peluncuran Laporan Amnesti Internasional di Jayapura