Seminar Lingkar Studi Papua: Orang Papua sangat Peduli dengan Pendidikan, Cita-Cita Awal Otonomi Khusus, Persoalan Kesehatan, Peran Media dan Entrepreneurship (Part 1)

0
3201

21 July, 2018, Coventry, United Kingdom. Di seminar Lingkar Studi Papua pada ISICI ke 18 di kota Coventry, UK yang diselenggarakan PPI UK menghadirkan topik pembicaraan yang sangat menarik, antara lain meliputi bidang Pendidikan, kesehatan, peran media dan entrepreneurship.

Hadir dalam 3 sesi presentasi yakni Bapak Yorrys Raweyai, Bpk drg. Aloisius Giyai dan Ilona Amaia yang masing-masing membahas tentang cita-cita awal dari cetusnya otonomi khusus untuk Papua dan persoalan kesehatan pendidikan. Di bidang pendidikan, hadir berbicara Dr. Rupert Stasch (Cambridge University) dan Dr. Yusuf Willem Sawaki (Universitas Negeri Papua) dimana mereka menyampaikan bagaimana perspektif pendidikan serta pentingnya peliputan bahasa-bahasa di Papua yang sedang menuju kepunahan. Di bidang media dan entrepreneurship, hadir sebagai pembicara Adeline MT-Cooke, Billy Mambrassar dan Gloria Grace.

Baca Juga:  Literasi di Papua Sangat Rendah, 30 Persen Anak Belum Bisa Membaca

Pembicara yang hadir ini memaparkan berbagai tantangan serta peluang yang sedang dan akan dihadapi kedepan di Papua.

Hadir dalam seminar ini, para peserta yang berasal dari kalangan mahasiswa Indonesia, mahasiswa Papua, masyarakat Indonesia di Inggris Raya, orang Papua yang tinggal di Inggris, perwakilan KBRI London, serta perwakilan dari Indonesian Diaspora yang dalam hal ini hadir Dino Patti Djalal.

ads
Baca Juga:  Pemerintah Kabupaten Intan Jaya Teken MoU dengan Kampus IPB Bogor

Seminar ini diselenggarakan oleh panitia ISIC (Indonesian Scholars International Convention) dan Linkar Studi Papua yang didukung oleh berbagai sponsor. ISIC ke 18th kali ini di ketuai oleh Gabriela Alodia mahasiswi PhD dari Leeds University bekerja sama dengan koordinator LSP-Inggris Raya, Septinus George Saa (University of Birmingham) serta didukung oleh semua anggota PPI UK, Lingkar Studi Papua dan juga KBRI London beserta sponsor-sponsor. Info detil dari seminar ini bisa di lihat di http://isic2018.ppiuk.org/.

Baca Juga:  Sebanyak 127 Peserta Memulai Program Pelatihan di Institut Pertambangan Nemangkawi

Pewarta: George Saa

Artikel sebelumnyaUang Lembur Tidak Dianggarkan Pemda, Petugas Palang RSUD Yahukimo
Artikel berikutnyaForum Oikumenis Gereja: Hentikan Rasisme Terhadap Orang Papua!