Persipura Hadapi Laga Krusial Tanpa Boaz

0
2991

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Selepas menjalani latihan terpusat diselingi dua kali uji coba di Jawa Timur, Persipura Jayapura sudah ditunggu rangkaian pertandingan melawan klub-klub teras di Liga 1 Indonesia musim 2018.

Dari sisa 14 pertandingan, tim Mutiara Hitam akan lebih dulu melakoni laga krusial pada pekan ke-21 menjamu Sriwijaya FC di stadion Mandala Jayapura, Selasa (11/9/2018) pekan depan.

Ini laga super berat karena kemungkinan besar tidak akan diperkuat striker andalannya, Boaz Solossa.

Kabar jelang big match ini, Boaz dipanggil PSSI perkuat Timnas Indonesia saat berujicoba dengan timnas Mauritius di hari yang sama.

Parahnya lagi, tandemnya, Hilton Moreira harus absen. Pemain asal Brasil itu tidak akan diturunkan pelatih, sebab ia sudah terakumulasi kartu kuning.

Tim lawan diprediksi memanfaatkan situasi pincang ini. Apalagi striker maut milik Sriwijaya FC, Alberto Goncalvez bakal diboyong ke Jayapura.

Nico Dimo, pengamat sepakbola Papua, berpendapat, pengurus Persipura harusnya segera menyurat ke Badan Liga untuk klarifikasi pemanggilan Boaz ke Timnas jelang Piala AFF 2018 yang akan digelar November mendatang.

“Mengingat jadwal Liga Indonesia yang perlu sama menguntungkan. Timnas ujicoba saja. Persipura lebih penting,” ujarnya.

Boaz masuk dalam daftar 20 pemain, sebagian besar didominasi penggawa Timnas yang baru saja perkuat di Asian Games. Pelatih Luiz Milla lebih memilih Boaz ketimbang Albeto Goncalves

Amilton de Olivera, pelatih kepala Persipura, melihat ini sebuah dilema ketika Boaz dibutuhkan untuk amankan poin penting, justru dipanggal ke Timnas.

Boaz menurutnya sangat penting bagi Persipura. Tetapi Amilton pun maklum dengan kebutuhan PSSI untuk kepentingan negara.

“Boaz sangat kami butuhkan untuk tim. Tetapi kami tidak bisa paksakan. Kami tidak bisa berbuat apa-apa. Kami tetap dukung,” jelasnya kepada wartawan usai latihan di stadion Mandala.

Persipuramania kecewa dengan kabar ini, sebab pemanggilan Boaz di saat sangat dibutuhkan tim kebanggaan masyarakat Papua.

Tetapi, apa mau dikata. Manajemen Persipura sudah dukung keputusan PSSI.

“Demi kepentingan bangsa, kita pasti dukung. Boaz tahu tugas dan tanggungjawabnya sebagai anak bangsa,” kata Ridwan Bento Madubun, media officer Persipura.

Hal ini menurutnya sesuai arahan Benhur Tomi Mano, ketua umum Persipura.

Tanpa diperkuat Boaz, Amilton bersama tim pelatih wajib putar otak untuk atur strategi hadapi Sriwijaya FC agar bisa meraih hasil maksimal di laga kandang.

Tak mau kecolongan dari tim berjuluk Laskar Wong Kito, Amilton minta para pemainnya harus fokus selama pertandingan berlangsung. Termasuk memberikan pengawalan ketat terhadap beberapa pemain lawan yang dianggap menjadi kunci kekuatan di lapangan hijau.

“Ya, kita harus matikan pergerakan dari pemain Sriwijaya, seperti Viscara, Goran Ganchev, Yu Hyun Koo, Manuchehr Jalilov, dan Alan Hendrique,” imbuh Amilton.

Hingga pekan ke-20, Persipura masih di peringkat 10, terpaut 8 angka dari Persib Bandung yang menempati puncak klasemen sementara Liga 1 2018.

Karena itu, wajib menang atas Sriwijaya FC untuk bisa mendongkrak posisinya.

Khusus kondisi fisik pemain saat ini, menurut asisten pelatih Osvaldo Lessa, sudah level terbaik setelah selama 10 hari Boaz Solossa Dkk menjalani pemusatan latihan di kawasan wisata Kota Batu, Malang, Jawa Timur.

Ini dibenarkan pelatih fisik Persipura, Lydio Sousa. “Fisik pemain sudah sangat maksimal. Tinggal maksimalkan taktik dan strategi saja.”

Pewarta: Mary Monireng