LMA Pegaf Dikukuhkan, Ini Pesan Bupati Saroy

0
465

ARFAK, SUARAPAPUA.com — Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) menyambut kehadiran Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Pegaf masa bakti 2018-2023 yang dikukuhkan sebagai perpanjangan tangan pengurus tingkat provinsi.

“Terbentuknya LMA ini diharapkan dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik yang berkaitan erat dengan adat istiadat dan nilai sosial budaya masyarakat,” kata Bupati Pegaf, Yosias Saroy, Senin (10/9/2018).

Bupati Saroy mengajak pengurus LMA Kabupaten Pegaf agar bersama-sama mengingat kembali makna lembaga adat sebagai dasar dalam menjalankan organisasi.

“Tujuan pelestarian dan pengembangan adat istiadat dan nilai sosial budaya masyarakat untuk memperkokoh jati diri individu dan masyarakat dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan serta mendukung pengembangan budaya nasional dalam mencapai peningkatan kualitas ketahanan nasional dan keutuhan negara Indonesia,” tuturnya.

Maurids Saiba, ketua LMA Provinsi Papua Barat, dalam sambutannya mengatakan, terbentuknya LMA Kabupaten Pegaf diharapkan bermanfaat bagi pemerintah maupun dalam pembinaan masyarakat di kabupaten ini.

“Pengurus yang baru dilantik, kiranya dapat menjalankan roda organisasi dengan penuh rasa tanggung jawab,” pesan Saiba.

Saiba mengingatkan agar membangun masyarakat Papua Barat dimulai dari adat, agama dan pemerintah.

“Dari adat kita menata, dengan iman kita melangkah, bersama pemerintah kita membangun. Tuhan menyertai kita sekalian.”

Saiba juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Pegaf atas dukungannya dalam pelaksanaan kegiatan ini, begitupun tua-tua adat, tokoh agama, tokoh perempuan dan seluruh komponen yang telah terlibat.

LMA Kabupaten Pegaf dibawah kepemimpinan Septinus Mandacan dan sekretaris Oni Nuham dikukuhkan oleh Maurids Saiba di aula Praja Kabupaten Pegaf. Pengukuhan ditandai dengan penyerahan pataka yang disaksikan bupati, anggota DPRD, sekretaris Kesbangpol Pegaf, unsur Muspida, TNI, Polri dan sejumlah pimpinan OPD Kabupaten Pegaf.

Pewarta: CR-8
Editor: Mary Monireng

print