Puskesmas Amban Beri Vaksin MR kepada 1.942 Anak

0
593

MANOKWARI, SUARAPAPUA.com — Puskesmas Amban, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, jelang berakhirnya pemberian vaksin imunisasi Measles-Rubella (MR) baru mencapai 57,8 persen dari target 95 persen pemberian vaksin kepada anak-anak berusia 9 bulan hingga 15 tahun.

Kampanye dan sosialisasi pemberian vaksin MR yang merupakan program pemerintah pusat telah berlangsung sejak Agustus lalu dan akan berakhir pada 15 September 2018. Khusus untuk wilayah Puskesmas Amban, sejauh ini telah mendata kurang lebih 1.942 anak, namun masih belum mencapai target yang ditentukan.

Josua Kadam, kepala Puskesmas Amban, menjelaskan, sesuai data, sejak awal kampanye dan sosialisasi pemberian imunisasi vaksin Campak dan Rubella pada Agustus hingga September ini, Puskesmas Amban baru memberikan kurang lebih vaksin MR kepada 1.942 anak. Sehingga pencapaian imunisasi ini baru mencapai 57,8 persen dari target 95 persen.

“Sejak awal kampanye dan sosialisasi dari kami, sampai sekarang ada 1.942 anak telah berhasil diberikan vaksin MR. Ini belum mencapai target 95 persen,” jelasnya.

Meskipun baru mencapai 57,8 persen, menurut dia, masih kurang dari target yang ditentukan, sehingga masih kurang sekitar 1.400 lebih untuk mencapai target. Namun pihaknya masih terus memberikan vaksin kepada masyarakat supaya mencapai target yang ditentukan.

“Masih sangat kurang dari target untuk mencapai 95 persen, tetapi kami terus datangi masyarakat baik di sekolah-sekolah maupun di lingkungan masyarakat, supaya tidak terjangkit virus Campak dan Rubella,” ungkap Josua.

Program nasional ini akan segera berakhir, namun menurutnya, ada pemberian vaksin bagi anak-anak usia tertentu seperti anak usia 9 bulan dan anak sekolah dasar kelas satu, sesuai petunjuk pemerintah.

Beberapa orang tua yang membawa anaknya ke Puskesmas Amban mengaku mendapat penjelasan mengenai bahayanya virus MR.

“Petugas bilang itu berbahaya juga bagi para ibu hamil, karena akan menyebabkan janin yang sedang dikandungnya bisa mengalami cacat,” kata Mama Metilda di Amban.

Untuk itu, petugas telah menganjurkan masyarakat Manokwari terutama di wilayah Amban agar terlibat dalam pemberian Virus MR.

“Makanya kami datang ke sini,” imbuhnya.

Pewarta: Thinuz Aivarez
Editor: Mary Monireng

print