Mahasiswa Peduli Demokrasi Desak MRP Bentuk Regulasi Perlindungan Orang Asli Papua

0
1277

MANOKWARI, SUARAPAPUA.com— Tak Terima mahasiswa dan masyarakat Papua selalu didisrkiminasi dan intmidasi, Solidaritas Mahasiswa Peduli Demokrasi indonesia duduki Gedung Kantor Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) menuntut MRP segera angkat bicara agar membuat regulasi untuk melindungi OAP.

Aksi yang berlangsung di depan gedung kantor MRP Papua Barat, Jln. Siliwangi, kabupaten Manokwari, Papua barat, Pada Rabu, (19/09/2018).

Aksi tersebut dilakukan masyarakat dan mahasiswa dan diterima oleh Ketua MRP Papua Barat dan beberapa Anggota MRP Papua Barat.

Dalam aksi ini sejumlah masyarakat dan mahasiswa membawa aspirasi dalam bentuk Spanduk dan pamflet dengan berbagai tuntutan, seperti MRP dan DPR Papua Barat Harus angkat bicara terkait Kasus pelanggaran HAM dan mengutamakan Hak dasar OAP.

Massa juga terlihat membakar beberapa atribut yang di gunakan dalam aksi tersebut di depan Gedung kantor MRP Papua barat.

Koordinator Aksi, Benyamin Boas Warikar mengatakan, pihaknya mendesak MRP dan DPR Papua Barat untuk membentuk pansus agar mengawal mahasiswa Papua yang saat ini didiskriminasi dan diintimidasi di pulau Jawa, menolak dengan tegas penerimaan CPNS Secara Online di Papua Barat.

Sehingga aksi ini dilakukan untuk mendesak MRP agar bikin regulasi untuk melindungi aktivis Papua. Selain itu meminta MRP lebih serius menanggapi kasus Ham di Papua dan Papua terhadap Hak-hak dasar orang asli papua serta membuat pengadilan HAM di Papua.

“Kami meminta MPR dan DPR Papua Barat lebih serius menanggapi aspirasi yang di sampaikan oleh masyarakat Papua. Terutama kasus pelanggaran HAM, diskriminasi dan intimidasi terhadap OAP supaya MRP Papua Barat kawal Hak-Hak dasar OAP,” terangnya.

Aspirasi yang di sampaikan solidaritas masyarakat dan mahasiswa peduli demokrasi indonesia ini di terima dan ditanggapi langsung oleh ketua MRP Papua Barat, Maxi Ahoren.

Ia mengatakan, dari beberapa poin aspirasi yang disampaikan ini, ada sejumlah aspirasi dapat ditindaklanjuti oleh MRP, namun ada juga yang perlu dikoordinasikan bersama DPR dan pemerintah Papua Barat, menurutnya MRPB tidak akan mundur dalam memperjuangkan hak orang asli Papua.

“Untuk itu diharapkan kepada semua masyarakat untuk mendukung MRP Papua Barat agar menyuarakan ini kepada DPR Papua Barat dan DPR Otsus. Terkait aspirasi ini, ada aspirasi yang MRP akan perjuangkan namun ada yang harus dikoordinasikan dengan DPR dan Pemerintah Papua Barat, MRP tidak akan mundur satu langkah pun, kami minta dukungan semua masyarakat dukung,” katanya.

Pewarta: Martinus Mayor

Editor: Arnold Belau

print